Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Start-UP Channel News Asia
Dream - Para entrepreneur perusahaan perintis digital, tenar disebut start-up, di Indonesia berpeluang mendapatkan modal 500 ribu dolar Singapura atau sekitar Rp 5,17 miliar. Syaratnya, mereka harus lolos dalam seleksi Start-UP yang diselenggarakan Channel NewsAsia.
Ppara finalis Start-UP juga berkesempatkan bertemu dan berbincang dengan investor dari Silicon Valley dalam konvensi Kauffman Fellow Summit Southeast Asia di Singapura pada Januari 2016.
"Kami telah memperluas cakupan partisipan dalam sesi terbaru Star-Up. Diharapkan akan muncul ide-ide yang lebih dinamis dan kuat," ujar Mr Yong Chung Jin, Vice-President of MediaCorp’s Brand & Partnership for News and Premier dalam keterangan tertulisnya, seperti dikutip Selasa, 22 September 2015.
Pada kompetisi ini, Channel NewsAsia membuka pendaftaran bagi para enttrepeneur aneka platform mulai dari televisi, cetak, dan digital. Nantinya, 50 kontestan akan masuk daftar finalis dan masuk dalam kamp pelatihan.
Untuk pertama kalinya, lokasi boot camp akan digelar di Jakarta, Yangon, dan Singapura. Bersama Lithan, pemusatan pelatihan ini akan digelar pada November 2015.
"Tahun ini kami menyediakan stimulus tambahan dengan mengagendakan pertemuan para finalis dengan investor global yang hadir di Kauffman Fellows Summit," ujar Yong Chung Jin.
Bertindak selaku anggota dewan juri adalah Leslie Loh, yang merupakan manager Managing Director dari Red Dot Ventures. Dua muka baru dalam jajaran juri adalah Jeffrey Paine, pendiri dari Golden Gate Ventures dan Hsu Kuan Hua, prinsipal dari GREE Venture Asia.
Dewan juri ini akan memilih dari 8 finalis yang berhak mendapatkan modal US$ 500 ribu dolar Singapura tersebut.
Sebagai serial dari dokumenter, Channel NewsAsia berjanji program ini akan membuat penonton tak meninggalkan tempat duduknya selama tayangan berlangsung.
Sejumlah kamera akan menyorot delapan finalis terpilih yang akan menyelesaikan berbagai tantangan dengan rencana bisnis yang ketat.
Para kontenstan akan dinilai berdasarkan keahlian strategi digital, kepemimpinan, dan kemampuannya dalam menjual produknya ke industri yang lebih dahulu maju.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?