Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Belasan Nasabah BRI Mendatangi BRI Unit Ngadiluwih, Kediri, Jawa Timur, Karena Kehilangan Uang. (Foto: Liputan6)
Dream – Belum lama ini belasan nasabah bank PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (Persero) mendatangi unit Ngadiluwih, Kediri, Jawa Timur. Mereka terkejut karena uang dalam tabungan mereka mendadak lenyap.
Para nasabah mengaku tak melakukan transaksi apapun saat itu. Namun saat melihat tabungan, saldo malah berkurang.
Nasabah bernama Fendik ini mengaku kehilangan uang Rp4 juta. Dia meminta bank pelat merah ini untuk memblokir rekeningnya.
“Kemarin pukul 15.00, saya mendapatkan pesan SMS dari BRI. Isinya melakukan transaksi tiga kali sebanyak Rp4 juta. Padahal, saya tak melakukan transaksi apa pun,” kata dia, dikutip dari Liputan6.com, Selasa 13 Maret 2018.
Kapolsek Ngadiluwih, AKP Sokhib Dimyati, meminta nasabah tenang dan tidak panik karena ada niat baik dari pihak bank untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.
“Sampai detik ini belum ada yang melapor kepada kami. Kalaupun memang nantinya ada yang melapor, akan kami serahkan ke Polres,” kata Sokhib.
Menanggapi laporan nasabah itu, Sekretaris Perusahaan BRI, Bambang Tribaroto, membenarkan kasus tersebut.
© Dream
Bambang menduga lenyapnya uang nasabah disebabkan oleh aksi skimming para pembobol uang nasabah.
“Kemungkinannya adalah skimming,” kata Bambang ketika dihubungi Dream.
Dia mengatakan kasus nasabah BRI di kantor unit Ngadiluwih itu sedang diinvestigasi. BRI juga mendata nasabah dan jumlah uang yang hilang serta memastikan nasabah-nasabah ini korban skimming atau bukan.
“Kalau benar skimming, kemungkinan uangnya akan diganti,” kata Bambang.
Agar nasabah lain tak mengalami kasus serupa, Bambang menyarankan penggantian PIN turin dilakukan secara berkala.
“PIN-nya harus update. Jangan yang itu-itu terus,” kata dia.
Bambang juga meminta nasabah untuk melaporkan kalau ada keganjilan di galeri ATM. Misalnya, keberadaan kamera pengintai.
“Kalau ada yang mencurigakan, segera laporkan kepada kami,” kata dia.
(Sah)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari