Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Indonesia Akan Menjadi Tuan Rumah Pertemuan Tahunan IMF-World Bank Tahun Ini. (Foto: Akun Facebook Sri Mulyani Indrawati)
Dream – Panitia Nasional Annual Meeting International Monetary Fund (IMF)-World Bank 2018 membuka lowongan kerja. Posisi yang dibuka adalah liaison officer (LO).
Dikutip dari laman www.am2018bali.go.id, Senin 21 Mei 2018, LO ini bertugas menghubungkan dua lembaga untuk berkomunikasi dan berkoordinasi mengenai kegiatan antarlembaga.
Posisi ini mewajibkan kandidat pria/wanita berusia 20 tahun-32 tahun dan tidak bekerja sebagai TNI, Polri, atau Pegawai Negeri Sipil.
Selain itu, pelamar harus memiliki kemampuan bahasa Inggris dan mengantongi sertifikat TOEFL ITP/PBL minimal 500, TOEFL IBT 79 atau IELS 6,5 dan sertifikat ini masih berlaku.
Kemampuan berbahasa asing seperti Jerman, Arab, Perancis, Rusia, dan Spanyol juga menjadi pertimbangan. Pelamar juga harus memiliki pengalaman dalam menyelenggarakan event atau pertemuan internasional sebagai LO, volunter, usher, atau panitia.
Jika berminat, pelamar harus membuat esai satu halaman atau video singkat maksimal dua menit. Esai atau video ini berisi motivasi, latar belakang personal dan kelebihan yang dimiliki untuk menjadi LO di Annual Meeting IMF-World Bank 2018. Kemudian, pelamar mengisi formulir apliksi online di sini.
Ngomong-ngomong, berapa gajinya?
© Ternyata, penghasilannya segini.
Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan, Nufransa Wira Sakti, mengatakan pemerintah msih akan menghitung jumlah pasti untuk penghasilan yang diterima tim LO per orang. Namun, sudah ada perkiraannya.
“ Kira-kira sekitar Rp1 juta per hari dan Rp450 ribu saat training,” kata Nufransa.
(ism, Sumber: Liputan6.com/Fiki Ariyanti, Annual Meeting IMF-World Bank 2018. )
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil


Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?