Indeks Syariah Mendekam di Zona Negatif

Reporter : Syahid Latif
Jumat, 5 Juni 2015 16:27
Indeks Syariah Mendekam di Zona Negatif
Aksi beli investor jelang penutupan tak cukup membantu ISSI dan JII masuk teritori positif.

Dream - Aksi beli jelang penutupan gagal mengangkat indeks acuan saham syariah. Alhasil, indeks syariah seharian mendekam di zona negatif.

Pelemahan ini berbanding terbalik dengan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menyambut libur akhir pekan di zona positif.

Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat, 5 Juni 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) melemah 0,305 poin (0,19%) ke level 163,660.

Dengan posisi ini, ISSI seharian mendekam di zona negatif. ISSI hanya mencetak posisi tertinggi di 163,727 dan terendah di 162,886.

Aksi jual beli Rp 2,69 triliun dana investor mengangkat 73 emiten ke zona hijau. Di saat bersamaan, 93 emiten ditutup di zona merah dan 54 lainnya bertahan stagnan.

Kegagalan menembus zona hijau juga dialami indeks saham bluechips syariah. Terpangkas 0,544 poin (0,08%), Jakarta Islamic Index (JII) menyambut libur akhir pekan di level 684,750.

Sebanyak 14 emiten unggulan syariah menyeret JII masuk zona merah. Sebaliknya, 12 emiten bluechips sukses menembus zona hijau dan 4 lainnya tertekan.

Emiten bluechips syariah penghuni top gainer kali ini diisi oleh UNTR yang naik Rp 500, AKRA, ITMG, dan LPPF yang naik masing-masing Rp 150, dan INDF Rp 75 per saham.

Sebaliknya, bluechips syariah langganan investor justru menghuni top losser. Dipimpin oleh UNVR yang melemah Rp 500, AALI Rp 450, ICBP Rp 225, JSMR Rp 125, dan WIKA Rp 80 per saham.

Laju positif justru dicetak IHSG yang memang bergerak fluktuatif sepanjang perdagangan hari ini. IHSG ditutup menguat 4,751 poin (0,09%) ke level 5.100,572.

Terangkatnya IHSG terbantu aksi buru investor pada saham-saham keuangan dan perdagangan.

Lantai bursa di akhir pekan ini mencetak transaksi senilai Rp 4,16 triliun dengan nett sell asing Rp 394,22 miliar.

Beri Komentar