Bos CEO, Mark Zuckerberg.
Dream – Selain akun Facebook, CEO Facebook, Mark Zuckerberg, meminta maaf melalui media cetak tentang skandal penyalahgunaan data pengguna. Zuckerberg mengambil iklan satu halaman penuh di media-media besar.
Dilansir dari CNN, Rabu 28 Maret 2018, iklan ini berisi lima paragraf yang berisi permintaan maaf Zuckerberg kepada pengguna Facebook.
“ Anda sudah mendengar aplikasi kuis yang dibangun oleh institusi peneliti yang mencuri data jutaan orang pada 2014,” tulis iklan yang diteken Zuckerberg.
Kalimat ini merujuk kepada perusahaan konsultan yang dituduh memanipulasi data Facebook selama Pemilu 2016.
“ Ini adalah pelanggaran kepercayaan dan saya meminta maaf kami tidak akan membiarkan kejadian terulang lagi. Kami sedang mengambil langkah untuk mencegah agar masalah ini tidak terjadi,” tulis iklan ini.
Iklan tersebut dipasang di media-media besar di Inggris dan Amerika Serikat, seperti The Observer, Sunday Telegraph, Washington Post, dan The New York Times/.
Di iklan ini, Zuckerberg juga mengatakan perusahaannya juga membatasi akses aplikasi ketika pengguna masuk. Mereka juga menginvestigasi setiap aplikasi yang mengakses banyak data sebelum masalah ini muncul.
“ Saya berjanji akan melakukan lebih baik untuk Anda,” kata dia.

Kabar terbaru menyebutkan Mark Zuckerberg menyatakan setuju memberikan kesaksikan jika Kongres Amerika Serikat membutuhkan informasi terkait kasus bocornya data akun pengguna Facebook.
Zuckerberg, dilaporkan laman TheGuardian dari seorang sumber yang tak disebutkan namanya, telah menerima undangan untuk diminta keterangan oleh komite energi dan komersial senat AS. Waktu penentuan kesaksian Zuckerberg itu belum ditentukan da juru bicara kantor senat menolak mengomentari kabar jika jadwal tanya jawab itu akan berlangsung pada 12 April.
Komite lain dari senat yang mengurusi masalah hukum dan komersial juga telah mengundang Zuckerberg untuk memberi keterangan. Keputusan Zuckerberg untuk bersaksi sebelum rapat Kongres AS pertama kali dilaporkan CNN.
(Sah)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global