Ilustrasi.
Dream – Pemerintah akhirnya mengubah batas minimal saldo rekening bank yang akan dipantau Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan. Semula, rekening nasabah yang bisa diintip petugas pajak minimal bersaldo dari Rp200 juta. Namun aturan itu diubah menjadi Rp1 miliar.
Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman D. Hadad, mengatakan pihaknya siap mengikuti langkah pemerintah terkait kebijakan pelaporan rekening nasabah ini.
“ Kami mengikuti keputusan pemerintah,” kata Muliaman di Jakarta, ditulis Selasa, 13 Juni 2017.
Muliaman mengatakan diperlukan adanya sosialisasi aturan rekening wajib lapor ini kepada nasabah. Di samping itu, perbankan juga harus mempersiapkan diri dalam menghadapi implementasi aturan tersebut.
“ Kalau menggunakan pelaporan, bank harus menyiapkan teknologi dan SDM (sumber daya manusia)-nya. Yang penting sosialisasi. OJK sama bank bertemu, bicarakan mekanisme, apa yang perlu disiapkan, lalu OJK (lebih kepada) sistem. Bagaimana dengan infrastruktur, OJK sudah siap,” kata dia.
Sekadar informasi, pemerintah merevisi batas minimal saldo rekening yang wajib lapor berkala ini mempertimbangkan masukan dari masyarakat dan para pemangku kepentingan. Saat ini, ada 496 ribu rekening yang bersaldo minimal Rp1 miliar atau 0,25 persen dari rekening yang ada di perbankan.
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global