Saham Keuangan Tertekan, Indeks Syariah Dibuka Melemah

Reporter : Syahid Latif
Jumat, 19 Februari 2016 09:34
Saham Keuangan Tertekan, Indeks Syariah Dibuka Melemah
Pelaku pasar melepas saham keuangan setelah muncul kabar mengejutkan dari OJK.

Dream - Bursa saham syariah bergerak lemah di tengah sentimen negatif dalam negeri. Keputusan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang akan menahan kenaikan laba industri perbanknya membuat investor menahan diri.

Pada prapembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat, 19 Februari 2016, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) turun 0,154 poin (0,10%) ke level 150,719.

Indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) juga turun 1,307 poin (0,20%) ke level 640,110.

Hingga sesi pembukaan, tekanan jual masih melanda pasar saham Indonesia. ISSI tercatat turun 0,181 poin (0,12%) ke level 150,692 sedangkan JII melemah 1,440 (0,22%) ke level 639,977.

Transaksi perdagangan saham syariah pagi ini mencapai Rp 24,44 miliar dengan 87,81 juta saham berpindahtangan.

Kabar mengejutkan dari OJK membuat koreksi dalam pada saham-saham perbankan. Indeks sektor keuangan anjlok sampai 2,38 persen di sesi prapembukaan.

Penguatan emiten pertambangan sebesar 0,01 dan industri dasar 0,15 persen tak cukup mendorong indeks acuan saham ke zona hijau.

Dengan sentimen negatif yang melanda bursa saham nasional, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun tak bisa berbuat banyak. IHSG rontok sampai 34,549 poin (0,72%) ke level 4.744,245 di awal perdagangan.

Di sesi pembukaan IHSG kembali turun 37,517 poin (0,79%) ke level 4.741,277. Lantai bursa pagi ini diguyur dana Rp 111,39 miliar dengan 203,81 juta saham berpindahtangan

Meski dilanda aksi jual investor lokal, tak berlaku untuk pemodal asing. Pagi ini asing mencetak nett buy Rp 2,21 miliar.

Beri Komentar