Sandiaga Uno
Dream - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno menyampaikan wacana pengurangan jumlah hari karantina, dari lima hari menjadi tiga hari. Karantina ini berlaku untuk para pelaku perjalanan luar negeri.
Wacana ini disampaikan langsung oleh Sandiaga Uno pada Weekly Press Briefing yang dilakukan secara virtual pada Senin, 1 November 2021.
" Menurut masukan dari para epidemiolog, ada wacana soal pengurangan hari karantina. Dengan syarat, pelaku perjalanan luar negeri sudah tervaksin dosis lengkap, dan juga melakukan PCR test di awal keberangkatan, saat kedatangan dan juga saat exit," jelas Sandiaga.
Sementara itu, terkait dengan kebijakan baru pemerintah, yang mengharuskan pelaku perjalanan dalam negeri melakukan tes swab PCR juga dibahas oleh Sandiaga dalam briefing mingguan tersebut. " Kewajiban PCR test ini menyebabkan adanya penurunan kunjungan wisata di beberapa destinasi, salah satunya di Bali," ujarnya.
Menurut Sandiaga, meskipun harga swab tes PCR sudah diturunkan, tapi masih tetap ada pelaku perjalanan yang merasa keberatan.

" Mendagri juga sudah mengusulkan agar pelaku perjalanan dalam negeri cukup untuk antigen test saja, karena situasi sudah mulai terkendali. Namun tetap yang diutamakan adalah kedisiplinan," ungkap Sandiaga.
Terakhir, pria berusia 52 tahun ini tetap mengimbau agar masyrakat selalu mematuhi protokol kesehatan. Ia juga berpesan kepada pelaku usaha menerapkan wisata yang berbasis CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability).
Laporan: Alfi Salima Puteri
Advertisement

Suhu yang Terus Meningkat Ternyata Memperlambat Perkembangan Anak Usia Dini

Gujarat, Jejak Jalur Dagang yang Ikut Membentuk Islam di Nusantara

Sering Nyeri Sendi Saat Menua? Terlalu Jarang Bergerak Bisa Memperburuk Kondisinya

Serunya Mampir ke Booth AXIS di Cherrypop Festival 2026, Ada Photo Booth AI hingga Charging Station

3 Kebiasaan yang Dilakukan Spesialis Tulang Belakang untuk Menjaga Postur Tubuh

BCA Kumpulkan Desa dan UMKM Binaan dalam Desa Bakti BCA Community Forum 2026

BNI Rangkul 3 Komunitas Beda Fokus, dari Bisnis sampai Gowes Bareng