Musisi Indonesia, Ahmad Dhani.
Dream – Musisi yang mulai aktif menjajal dunia politik, Ahmad Dhani, menilai masih banyak kalangan artis yang tidak mengetahui persis ketaatannya dalam hal pajak. Sikap itu muncul bukan lantaran artis yang enggan membayar pajar.
Dhani menceritakan para selebritis yang menerima order tampil biasanya tak terlalu memperhatian urusan pembayaran pajak.
“ Artis nggak tahu siapa yang membayar pajak, artisnya atau EO-nya," ujar Ahmad Dhani yang ditemui usai mendatangani Kantor Pusat Ditjen Pajak di Jakarta, dikutip Dream, Kamis, 10 November 2016.
Berbekal pengalamannya itu, Dhani pun mengusulkan agar aparat Pajak mulai menjalin kerja sama dengan perusahaan penyelenggara event. (event organizer/EO). Selain meningkatan penerimaan negara, cara ini juga bisa membantu upaya pemerintah meningkatkan kepatuhan pajak para selebritis.
Dhani justru meminta Ditjen Pajak tidak menembak langsung artis untuk pembayaran pajak.
“ Salah satunya (yang) saya usulkan, EO harus bekerja sama dengan kantor Pajak. Kalau EO tidak bekerja sama dengan kantor Pajak, secara hukum (EO itu) ilegal,” kata dia.
Lewat mekanisme ini, nantinya perusahaan EO bisa memotong bayaran dari musisi atau artis yang diundangnya. Hasil uan pemotongan itulah yang akan disetorkan kepada kantor Pajak.
Dalam pertemuan tersebut, Dhani memang diminta sarannya oleh Ditjen Pajak terkait upaya meningkatkan kersama meningkatkan pajak dari para artis. Dhani juga kabarnya diminta kesediaannya untuk dimasukkan dalam daftar 10 artis pembayar pajak tertinggi di Indonesia.
“ Ngobrol-ngobrol saja (tentang) kemungkinan untuk kerja sama meningkatkan pajak dari artis bagaimana caranya. Pajak maupun PPATK dan lainnya, kan, nggak tahu sumber dana artis dari mana. Saya termasuk yang ditanya dari mana itu, dari royalty, saya jelaskan dan lainnya,” kata dia di Jakarta, ditulis Kamis 10 November 2016.(Sah)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global