Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Terry Gou, Bos Foxconn Yang Berencana Maju Sebagai Capres Taiwan (Foto: Splashnews.com)
Dream - Satu lagi orang tajir menjajal keberuntungannya di dunia politik. Bukan di Indonesia, kali ini seorang miliarder terkaya di Taiwan berencana mencalonkan diri sebagai Calon Presiden (Capres).
Miliarder itu bernama Terry Gou. Di negaranya, Gou yang kini berusia 68 tahun merupakan orang terkaya nomor satu.
Nama Gou dikenal sebagai pengusaha sukses pemilik bisnis Foxconn yang berdiri sejak 1974. Inilah perusahaan yang memiliki klien kelas kakap seperti Apple dan Xiaomi.
Forbes menaksir kekayaan Gou mencapai US$ 7,6 miliar atau Rp 106,5 triliun. Gou kembali merebut gelar orang paling tajir Taiwan tahun lalu setelah pertama kali menyabet posisi itu pada 2010.
Mengutip laman Bloomberg, Kamis, 2 Mei 2019, Gou kemungkinan akan maju sebagai Capres lewat partai Kuomintang yang pro-China. Calon lawannya diperkirakan adalah Tsai Ing-wen yang kembali mencalonkan diri setelah mundur pada November 2018.
Ada yang menarik dalam pencalonan Gou sebagai Capres Taiwan. Bos Foxconn ini dikenal sebagai sosok yang percaya dunia gaib. Termasuk alasannya maju dalam persaingan menjadi orang nomor satu Taiwan.
Gou mengaku termotivasi maju sebagai capres karena mendapat `bisikan gaib` dari Dewi Tian Shang Sheng Mu alias Mazu yang merupakan dewi laut.
" Mazu memberitahu saya bahwa saya seharusnya terinspirasi olehnya untuk melaksanakan hal-hal baik untuk rakyat yang menderita, untuk memberikan harapan pada anak muda, untuk mendukung perdamaian lintas selat," ujar sang miliarder seperti dikutip Bloomberg.
Pertemuan tersebut terjadi di dalam mimpi Gou. Ia juga menyempatkan diri mengunjungi ke kuil Guan Yu yang merupakan jenderal perang di era Tiga Kerajaan China.
Kelak jika terpilih sebagai Capres dari partai Kuomintang, Gou akan fokus mengusung kampanye soal perdamaian, keamanan, ekonomi, dan masa depan.
Sebelumnya, Terry Gou mengaku baru mendapatkan ide sebagai calon presiden dalam empat bulan terakhir karena memikirkan nasib para pemuda.
" Saya tidak berpikir tentang kepresidenan pada enam bulan lalu. Tetapi empat bulan lalu, saya sadar para pemuda Taiwan butuh masa depan," ujar Gou seperti dilaporkan Forbes.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya