Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Oddity Central
Dream - Baru-baru ini, seorang karyawan di China yang bekerja keras malah menuai kontroversi. Bahkan dicap pengkhianat oleh rekan kerjanya.
Melansir Oddity Central, kisah ini berawal dari sebuah papan reklame yang menampilkan foto seorang karyawan teladan sebuah perusahaan di Zhengzhou, Henan.
Karyawan teladan itu adalah Xue Lintao, seorang karyawan yang rajin bekerja selama 12 jam dalam 30 hari berturut-turut.
Kerja kerasnya itu tentu saja mendapat pujian dari bosnya dengan mengganjarnya sebagai karyawan terbaik.
Tapi tidak begitu dengan publik yang mengetahui prestasi Xue Lintao. Prestasinya itu malah memicu cibiran publik. Kebanyakan netizen tidak melihat Xue sebagai contoh, melainkan sebagai pengkhianat dan sebagai kaki tangan di neraka lembur.
Sehari setelah fotonya menjadi viral, Xue Lintao pun mengklarifikasi berbagai hal di sosial media.
Xue mengatakan tidak ada yang memaksanya untuk bekerja 12 jam sehari. Ia melakukannya dengan sukarela, karena gajinya dihitung berdasarkan jumlah jam kerja.
Jadi, jika ia ingin menghasilkan lebih banyak uang, maka harus bekerja lebih banyak juga.
Xue juga mengatakan bahwa sifat pekerjaannya fleksibel sehingga ia tidak harus selalu datang ke kantor. Selain itu, pekerjaannya juga tidak terlalu intens menyita fisik dan waktunya.
Xue Lintao menambahkan bosnya juga mengizinkannya mengambil cuti jika ia mau. Xue memiliki satu minggu cuti berbayar setiap kuartal. Selain itu, ia juga menepis tuduhan bahwa majikannya mengeksploitasi dirinya.
Rupanya, penjelasan Xue Lintao itu tidak mampu menenangkan semangat rekan kerja di China yang menganggapnya sebagai bagian dari masalah pekerja yang kerja berlebihan.
Beberapa menyebutnya sebagai pengkhianat tenaga kerja dan yang lain bertanya, " berapa banyak kematian akibat kerja berlebihan yang anda coba sebabkan?"
Namun, Xue juga mendapat beberapa dukungan online. Salah satunya yakni dari seorang profesor universitas sosiologi yang mengklaim bahwa Xue adalah contoh pekerja yang berdedikasi dan kerja kerasnya patut dikagumi.
Perusahaan harus dikritik jika mereka memaksa karyawan untuk bekerja lembur, tetapi jika itu keputusan pekerja, itu harus di apresiasi.
Menariknya Xue Lintao juga dinobatkan sebagai karyawan perusahaan pada tahun 2021.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya