BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
Llustrasi Orang Paling Berpengaruh Dunia. (Foto: Shutterstock/ilustrasi)
Dream – Time kembali merilis daftar 100 orang paling berpengaruh di dunia 2019. Sederet pengusaha dan tokoh bisnis masuk ke dalam daftar.
Sebut saja bos TikTok, Zhang Yiming, pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, dan taipan India, Mukesh Ambani.
Nama pimpinan Walt Disney, Bob Iger, juga masuk daftar. Bahkan, penemu rokok elektrik, Adam Bowen dan James Monsess, juga tercatat dalam 100 Most Influential People 2019 Time.
Dikutip dari Time, Senin 22 Oktober 2019, orang-orang ini masuk ke dalam kategori yang berbeda. Yiming masuk ke dalam daftar Leader—sejajar dengan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Sementara pada kategori Titan terdapat nama-nama pengusaha terkenal seperti Mark Zuckerberg, Ambani, dan pendiri Huawei, Ren Zhengfei.
Untuk kategori Pioneer ada nama Bowen dan Monsees masuk daftar.
Pemimpin Sinovation Ventures, Kai Fu Lee, menilai Zhang Yiming sebagai pengusaha teratas dunia. Setelah tujuh tahun, pendiri ByteDance yang berbasis platform media sosial dengan kecerdasan artifisial, ByteDance, menjadi startup yang tak bisa dipandang sebelah mata. Induk perusahaan TikTok ini senilai US$75 miliar (Rp1.005,31 triliun) dengan selusin produknya.
Kai Fu Lee mengatakan Yimign berhasil menumbuhkan perusahaan AI mobile. ByteDance pun dinilai sukses di daerah yang tidak dijamah oleh Google, Facebook, dan Tencent.
“ (Yiming) adalah pemimpin yang mengesankan. Dia bersuara lembut, tapi kharismatik, logis namun bergairah, (serta) muda namun bijaksana. Dia bilang tak pernah menetapkan batasan. Dia menantang timnya untuk menemukan kembali jendela pengguna ke dunia dan tak pernah puas,” kata Kai Fu Lee.
Orang berpengaruh dunia lainnya adalah Mark Zuckerberg. Salah satu orang terkaya dunia masuk ke daftar Time di kategori “ raksasa”.
“ Dia masih orang yang agak pemalu, serta ramah. Seperti yang saya temui 15 tahun yang lalu. Dia masih bisa mengutip dari film-film favoritnya. (Zuckerberg) tinggal di rumah sederhana di Palo Alto, California,” kata wirausahawan sekaligus presiden pendiri Facebook, Sean Parker.
Parker mengatakan Zuckerberg bukan merupakan sosok yang materialistis. Dia ingin mengembangkan Facebook menjadi lebih baik.
Parker menyebut Zuckerberg menghadapi ketegangan dengan pemerintah soal pengelolaan platform global tentang privasi dan investigasi pemerintah. “ Harapan saya dia tetap setia pada cita-cita yang menjadi dasar pendirian perusahaan itu. Memilih untuk tetap mempromosikan nilai-nilai universal, seperti kesopanan daripada sensasionalisme, keintiman terhadap status sosial, dan martabat manusia atas tribalisme—atau dalam Zuckspeak, ‘hanya kebaikan’,” kata dia.
Sosok pengusaha selanjutnya yang masuk daftar orang paling berpengaruh dunia adalah Mukesh Ambani. Konglomerat India ini dinilai lebih ambisius dari sang ayah, Dhirubhai, dalam mengembangkan Reliance Industries.
Piminan Mahindra Group, Anand Mahindra, mengatakan cara Ambani divisi telekomunikasi, Reliance Jio, sangat mengesankan. Ambani “ mengawinkan” sektor telekomunikasi dan divisi e-commerce.
“ Ketika entitas media yang dimiliki Ambani memanfaatkan Jio, dia dapat menciptakan tujuan hiburan standar India. Pikiran yang membingungkan untuk membuka (segala) kemungkinan,” kata Mahindra.
Dia mengatakan, pada 2003, Ambani berjanji akan membuat dunia bisa “ digenggam” oleh masyarakat. “ Tidak lama sebelum dia (Ambani) menepatinya,” kata Mahindra.
Pada 1987, Ren Zhengfei mendirikan Huawei dengan modal US$5.600 (Rp78,91 juta). Kini, perusahaannya menjadi perusahaan piranti terbesar di dunia. Pendapatannya mencapai US$107 miliar (Rp1.507,78 triliun dengan pelanggan dari 170 negara.
“ Selain smartphone, Huawei juga yang terdepan untuk 5G—teknologi revolusioner untuk mobil tanpa pengemudi dan industri pintar,” kata koresponden Time, Charlie Campbell.
Campbell menulis Zhengfei menghadapi situasi-situasi yang sulit selama menjalankan Huawei, seperti berada di titik nol dalam perang dingin Tiongkok dan Amerika Serikat. Jepang dan Australia melarang teknologi Huawei masuk ke industri domestik karena khawatir terhadap dugaan hubungannya dengan Partai Komunis Tiongkok.
“ Ren menyangkal hubungan dengan pemerintah dan menghubungkan pertumbuhan Huawei dnegna layanan pelanggan yang tak tertandingi. Itu mungkin. Tapi, pengaruh yang dimiliki Ren sekarang berarti tidak ada kekuatan besar yang mampu mengabaikan Huawei lagi,” kata dia.
CEO Walt Disney, Bob Iger, masuk daftar orang paling berpengaruh dunia di kategori “ Titans” bersama dengan Zuckerberg, Zhengfei, dan Ambani. Iger disebut-sebut berani dalam mengembangkan Disney.
“ Keingintahuan Bob terhadap teknologi dan pasar baru dan komitmen terhadap Disney, memungkinkan perusahaan abad ke-20 yang ikonis menjadi salah satu yang inovatif di abad ke-21,” kata pendiri Bloomberg LP, Michael R. Bloomberg.
Bloomberg menilai Iger telah membuat “ gerakan” yang berani, seperti mengakuisisi Pixar dan 21st Century Fox. “ Mengenai kekonstanan, Bob memiliki etos kerja yang legendaris, seperti halnya Walt,” kata dia.
Nama Adam Bowen dan James Monsees mungkin asing di telingamu. Tapi, bagaimana dengan rokok elektrik atau yang sering disebut vape?
Ya, keduanya adalah pendiri Juul, rokok elektrik. Pada 2004, lulusan Standford University ini menawarkan cara unik untuk merokok.
“ Brainstorming mereka menjadi Juul, sebuah perangkat yang sangat memuaskan dan penuh gaya, sehingga telah mendominasi pasar vaping,” kata seorang jaksa umum di Iowa, Amerika Serikat, Tom Miller.
Miller mengatakan perusahaan Bowen dan Monsees menarik perhatian perusahaan tembakau terbesar di dunia, Altria Group. Pemilik Malrboro ini merogoh kocek besar untuk membeli saham Juul. Uang yang dikeluarkan senilai U$12,8 miliar (Rp180,1 trilun) untuk membeli saham perusahaan ini. (Sah)
Advertisement
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
