Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Presiden Joko Widodo (Twitter @KemsetnegRI)
Dream - Presiden Joko Widodo meminta Kementerian Perdagangan tak hanya gencar mengampanyekan cinta produk dalam negeri tapi juga harus mulai mengajak masyarakat membenci produk asing.
Permintaan presiden ini sebagai bagian dari upaya membranding produk-produk nasional agar melekat dan dicintai masyarakat Indonesia.
" Produk dalam negeri gaungkan. Gaungkan juga benci produk-roduk dari luar negeri. Bukan hanya cinta tapi benci. Cinta barang kita benci produk luar negeri," tegas Presiden saat memberikan sambutan Pembukaan Rapat Kerja Nasional Kementerian Perdagangan Tahun 2021, Kamis, 4 Maret 2021.
Menurut Jokowi, Indonesia memiliki jumlah penduduk 270 juta jiwa yang merupakan pasar besar bagi berbagai produk. Dengan jumlah tersebut sudah seharusnya seharusnya konsumen Indonesia paling loyal untuk produknya sendiri
Dalam kesempatan itu, Presiden juga mendorong program bangga buatan Indonesia untuk terus dilakukan Kemendag. Pengelola pusat perbelanjaan dan mal di seluruh Indonesia harus terus didorong memberikan ruang bagi produk-produk Indonesia, khususnya UMKM, terlihat di etalase terbesar.
" Jangan sampai ruang depan, lokasi-lokasi rategis justru diisi oleh brand dari luar negeri. Ini harus mulai digeser ke tempat yang tidak strategis," ujar Jokowi.
Sebagai gantinya, pengelola pusat perbelanjaan dan mal harus memprioritas produk-produk dalam negeri tampil di ruang terdepan dan berlokasi strategi. (Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya