Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ilustrasi Desa (Pixabay.com)
Dream – Seorang bule Amerika Serikat memutuskan meninggalkan negaranya. Dia memilih tinggal di desa terpencil di India. Dengan cara ini, dia tak perlu khawatir membayar pinjaman pelajar.
Dikutip dari laman Oddity Central, Jumat 2 November 2018, layaknya orang Amerika pada umumnya, pria bernama Chad Haag, menggantungkan hidupnya dari uang pinjaman mahasiswa untuk membayar biaya pendidikan.
Setelah lulus, dia tak bisa mendapatkan pekerjaan yang layak untuk membayar utangnya yang sebanyak US$20 ribu atau sekitar Rp304,1 juta.
Pekerjaan pertamanya adalah pembuat konstruksi roket mainan di jalur perakitan pabrik. Dia juga bekerja sebagai profesor. Dengan satu kelas yang diberikan per semester, pria berusia 29 tahun ini tak bisa membayar kembali pinjamannya.
Malah, dia merasa berat untuk membayar cicilan sebesar US$300, atau sekitar Rp4,56 juta.
Di India, Chad tinggal di rumah beton di Desa Uchakkada dengan biaya hidup US$50, atau sekitar Rp760.000 per bulan. Dia juga menikahi warga India yang merupakan profesor di perguruan tinggi setempat.
Selama tinggal di sana, pria ini mengaku tak kepikiran utangnya. Walaupun demikian, tinggal di desa terpencil turut menjadi ujian baginya. Fasilitas yang diterima di sana serba terbatas. Misalnya toilet yang hanya sederhana.
Tapi, dia sangat senang dengan keputusannya. “ Saya melihat empat gajah setiap hari,” kata dia.
Para ahli mengatakan pindah ke negara lain untuk menghindari pinjaman mahasiswa itu berisiko. Kalau kembali ke Amerika Serikat, debitur akan menemukan utangnya lebih besar daripada sebelumnya. Hal ini disebabkan oleh bunga majemuk, biaya penagihan, dan denda keterlambatan.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya