Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
LinkAja Mempermudah Masyarakat Untuk Belanja Online Di Pasar Tradisional.
Dream – Teknologi belanja online semakin memudahkan masyarakat Indonesia selama masa pandemik Covid-19 saat ini. Tak hanya belanja online di minimarket, sekarang masyarakat Indonesia juga bisa memesan barang sembako di pasar tradisional.
Layanan terbaru ini disediakan platform e-Commerce LinkAja yang bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). LinkAja menyediakan solusi pembayaran pembelanjaan secara online di 18 pasar tradisional di Jakarta.
Dikutip dari keterangan tertulis, Selasa 26 Mei 202, belasan pasar tradisional ini terbagi menjadi tiga sektor. Sektor satu terdiri dari Pasar Senen, Pasar Kue Senen, Pasar Jaya Gondangdia, Pasar Cempaka Sari, Pasar Poncol Jaya. Sektor dua terdiri dari Pasar Kebayoran Baru, Pasar Mayestik, Pasar Santa, Pasar Blok A, Pasar Jaya Cidodol, Pasar Cipulir, dan Pasar Buah Barito.
Terakhir adalah pasar tradional di sektor tiga terdiri dari Pasar Muara Karang, Pasar PIK, Pasar Kamal, Pasar Rawa Gabus, Pasar Lima Lima, dan Pasar Muara Angke.
Direktur Utama LinkAja, Haryadi Lawidjaja, menjelaskan pedagang pasar tradisional menjadi salah satu UMKM yang paling rentan terdampak pandemi corona. Dengan kerja sama ini, jasa layanan uang elektronik pelat merah tersebut bisa membantu para pengguna untuk mempermudah belanja di pasar tradisonal.
“ Kami harap inisiatif yang didukung oleh Kemkominfo ini dapat meringankan beban kita semua dalam menghadapi berbagai tantangan sehari-hari di era pandemi COVID-19,” kata Haryati.
Kepala Subdirektorat Pengembangan Ekonomi Digital Pariwisata, Transportasi dan Perdagangan Kominfo, Sumarno, mengatakan pandemi ini memukul omzet para pedagang UMKM. Dengan kerja sama ini, pedagang bisa terbantu agar bisa berjualan secara online.
“ Kehadiran LinkAja sebagai penyedia layanan pembayaran elektronik (digital payment) diminta juga berperan aktif untuk memberikan kemudahan dalam pembayaran dengan menggunakan uang elektronik, sehingga baik penjual dan pembeli akan semakin dimudahkan,” kata Sumarno.
Cara untuk berbelanja berbagai kebutuhan rumah tangga di berbagai pasar ini cukup mudah. Pengguna LinkAja dapat menghubungi nomor telepon Mitra Pasar LinkAja yang terdekat dengan area tempat tinggal, memberi tahu daftar kebutuhan apa saja yang akan dibeli, lalu mitra pasar LinkAja akan memberikan total nominal harga yang harus dibayarkan.
Untuk proses transaksinya, Mitra Pasar LinkAja akan mengirimkan QR Code, sehingga para pelanggan dapat melakukan scan atau upload QR Code di Aplikasi LinkAja di handphone masing – masing. Setelah transaksi berhasil dilakukan, barang pun siap untuk dikirimkan ke tempat pelanggan.
Para pengguna LinkAja pun dapat menikmati cashback sebesar 20 persen dengan nominal maksimal Rp5 ribu untuk setiap transaksinya, yang berlaku hingga tujuh kali transaksi dalam satu minggu.
Sekadar informasi,LinkAja telah dapat digunakan di lebih dari 400 ribu merchant di seluruh Indonesia, 380 e-commerce, 451 pasar tradisional, 189 partner donasi digital, 380 e-commerce, pembayaran dan pembelian kebutuhan sehari hari seperti pulsa telekomunikasi, token listrik, tagihan rumah tangga, iuran BPJS, hingga berbagai layanan keuangan lainnya seperti transfer ke semua rekening bank dan tarik tunai tanpa kartu.
Selain itu, LinkAja juga dapat digunakan di satu juta titik transaksi untuk pengisian dan penarikan saldo, yang meliputi ATM, transfer perbankan, jaringan ritel, hingga layanan keuangan digital.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya