Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Oddity Central
Dream - Perusahaan real estat raksasa China, Vanke Group, baru-baru ini mengumumkan karyawan terbaik mereka selama tahun 2021. Namun, keputusan mereka memicu kontroversi karena yang dinobatkan menjadi karyawan terbaik bukanlah manusia, melainkan robot yang diberi nama Cui Xiaopan.
Dikutip dari Oddity Central, Jumat 4 Februari 2022, Cui Xiaopan adalah robot perempuan berparas cantik yang terlihat seperti berusia 20-an. Tugas Xiaopan di Vanke adalah menjadi penagih utang, alias debt collector.
Robot Xiaopan dikembangkan oleh tim internal menggunakan toolkit dari Xiaoice, yakni sistem artificial intelligence (AI) milik Microsoft. Cui Xiaopan digambarkan sebagai seorang wanita muda dan bergabung dengan departemen akuntansi Vanke pada bulan Februari 2021.
Kinerja robot debt collector ini tak perlu diragukan. Cui Xiaopan berhasil melampaui kinerja manusia dengan selisih yang cukup besar. Vanke Group mencatat tingkat keberhasilan robot ini mencapai 91,44 persen dalam hal menagih dan mengumpulkan pembayaran yang telah jatuh tempo.
“ Di bawah dukungan algoritme sistematis, dia dengan cepat mempelajari metode manusia untuk menemukan masalah dalam prosedur kerja dan data, ia juga telah menunjukkan keahliannya ratusan ribu kali lebih banyak daripada manusia,” ungkap Yu Liang, ketua dewan direksi Vanke Group.
Cui Xiaopan dinobatkan sebagai karyawan terbaik dari total 140 ribu karyawan yang ada di Vanke Group.
Hal itu benar-benar menjadi kontroversi dan menuai beragam pendapat dari publik. Beberapa orang memuji kecanggihan teknologi AI tersebut, namun beberapa lainnya berpendapat bahwa pekerja manusialah yang sebaiknya harus lebih dihargai.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya