Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pelatihan Online MSI (Istimewa)
Dream - Pelatihan sekaligus sertifikasi Manajemen Sumber Daya Manusia dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi yang digelar PT Magnet Solusi Integra secara online tetap ramai peminat. Pandemi Covid-19 tidak menyurutkan semangat para peserta untuk meningkatkan kompetensi di bidang masing-masing.
Direktur Utama MSI, Novianingtyastuti, mengungkapkan sebanyak 33 peserta intensif mengikuti seluruh kegiatan pelatihan yang digelar bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Para peserta bahkan rela menghabiskan lima waktu libur akhir pekan demi mengikuti pelatihan keempat yang berlangsung sejak pekan lalu hingga dua pekan ke depan.
" Peserta yang ikut bukan hanya dari Surabaya, tetapi juga dari Jabotabek, Semarang, Yogyakarta, Bali, Sumatera Utara, Banjar Baru, dan NTB. Jenis perusahaannya pun beragam, mulai pengelola pelabuhan, perbankan, rumah sakit, pabrik gula, BUMD, dan migas," kata Novi.
Menurut Novi, sebelumnya MSI bersama LSP telah melaksanakan lima kali kegiatan tatap muka. Tetapi sejak pandemi Covid-19 melanda, pelatihan sekaligus uji kompetensi digelar secara online.

Ternyata, para peserta sangat antusias dengan pelatihan online. Apalagi, sejak 2019 konsultan SDM dan bisnis MSI mengembangkan Learning Managemen System yang memungkinkan peserta dapat mengikuti pelatihan secara online.
" Gelombang pertama di bulan Juni peserta hanya 6 orang namun sejak gelombang kedua peserta sudah meningkat di atas 30 orang. Rata-rata mendaftar setelah membaca website MSI. Artinya, pandemi mempercepat literasi digital di masyarakat," kata Novi.
Tidak hanya untuk pelatihan dan uji kompetensi sertifikasi MSDM, e-learning yang dikembangkan MSI telah dimanfaatkan untuk beragam jenis pelatihan. Ini karena platform tersebut tidak hanya dapat menyimpan materi pembelajaran yang dapat dibuka setiap saat
" Tetapi juga membagikan penugasan, kuis, menyediakan materi referensi seperti e-book hingga jurnal yang relevan. Bahkan jika peserta ingin mengulang kembali materi, tersedia rekaman materi. Peserta juga bisa menjawab kuis, mengunduh dan mengunggah penugasan," kata Novi.

Lewat model pelatihan berbasis LMS, MSI berharap bisa mendukung gerakan pencegahan penyebaran Covid-19. Selama vaksin belum ditemukan, masyarakat hanya dapat memilih untuk mematuhi protokol kesehatan.
" Gerakan wajib memakai masker, menjaga jarak, dan menjauhi kerumunan, serta mencuci tangan dengan sabun, butuh dukungan semua pemangku kepentingan. Sebagai konsultan, kami berupaya berkontribusi lewat pengembangan platform LMS dan psikotes online," kata Novi.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya