Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Pimpinan COVID.inc Tak Menyangka Nama Perusahaannya Sama Dengan Virus. (Foto: Oddity Central)
Dream – Meski membawa kemalangan terutama untuk pengidap maupun keluarganya, Covid-19 juga bisa membawa keberuntungan bagi segelintir pihak. Salah satunya dirasakan oleh sebuah perusahaan yang memiliki nama serupa dan sudah ada sebelum wabah dari China ini menjadi pandemi dunia.
Dikutip dari Oddity Central, Rabu 26 Mei 2021, sebuah perusahaan di Temep, Arizona, Amerika Serikat diketahui menggunakan nama Covid.inc. Jangan salah sangka dahulu. Perusahaan ini telah beroperasi sejak 40 tahun yang lalu.
CEO Covid.inc, Norm Carson, berkisah tentang virus corona yang mewabah pada tahun lalu. Sekadar informasi, pada awal 2020, nama virusnya yang semula diidentifikasi sebagai 2019-nCOV, diberi nama COVID-19.
Saat nama itu diumumkan, Covid.inc sedang menghadiri pertunjukan audiovisiual di Amsterdam, Belanda. Kala itu, banyak orang memfoto logo perusahaan.
Awalnya Carson mengira perusahaan akan berjumpa dengan banyak pelanggan di pertunjukan audiovisual. Saat tahu, Carson baru menyadari jika nama perusahaannya ternyata sama dengan nama baru virus 2019-nCOV.
“ Saat itu, kami berpikir akan berjumpa dengan banyak pelanggan, melakukan berbagai pelatihan, dan menjadi hari biasa. Sebelum menyadarinya, ternyata nama (baru 2019-nCOV) telah diumumkan,” kata Carson kepada media NPR.
Sekadar informasi, perusahaan ini bergerak di bidang audio visual wall plates dan kabel. Produknya pun telah terjual di berbagai dunia dan dijual melalui distributor dan diler. Hal ini membuat kebanyakan orang tidak tahu nama Covid.inc.
Carson juga berkisah sang pendiri perusahaan awalnya ingin menamai bisnisnya dengan Video Company. Tapi, nama itu sudah dipakai oleh sejumlah perusahan lain.
Seorang pengemudi UPS menyarankan agar namanya menjadi Covid karena gampang diucapkan.
Pandemi ternyata sukses membawa nama Covid.inc melambung. Tak sedikit orang membuat lelucon dengan nama perusahaannya. Disebutkan bahwa ada seseorang yang menyarankan untuk melakukan tes COVID-19 saat melewati gerbang Covid.inc.
Ada pula yang menyarankan perusahaan membuat tagline baru, misalnya “ Satu-satunya yang menular adalah kualitas kami.”
Perusahaan itu tak berniat ganti nama meskipun sama dengan nama virus yang sedang menjadi pandemi saat ini.
(Reporter : Radhika Nada)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya