Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
Ilustrasi
Dream - Memiliki penduduk muslim tak berarti Singapura tak bisa ikut andil dalam ekonomi syariah. Negeri terkaya diantara rumpun melayu ini berharap bisa mendapat nilai tambah dari bisnis halal.
Industri halal sebelumnya tak dianggap sebagai salah satu sektor yang diharapkan bisa berkontribusi pada perekonomian Singapura. Namun sejumlah faktor membuat negeri ini berubdah pendirian.
Direktor Spring Singapura, Sim Choon Siong seperti dikutip Dream dari laman halaljournal, Jumat, 22 Januari 2016 mengklaim Singapura memiliki keunggulan untuk terjun di bisnis halal.
" Dengan keunggulan keamanan pangan dan nama standarisasi halal Singapura yang sudah diakui negara teluk dan ASEAN, perusahaan kami bisa mengambil posisi dari perkembangan permintaan produk dan jasa halal di dunia," kata Sim Choon.
Pemikiran ini termasuk permintaan dari pasar wisata halal yang tengah berkembang seperti di Jepang dan Korea dimana produk dan jasa halal belum berkembang sepenuhnya.
Singapura memang harus memulai menggarap bisnis halal. Pasar halal di dunia khusus untuk makanan sendiri bernilai US$ 1,1 triliun dan bakal meningat menjadi US$ 10 triliun pada 2030.
Sim yakin potensi ini berpeluang menciptakan pertumbuhan baru bagi perusahaan lokal yang bisa memenuhi standar.
Selama ini Singapura sebetulnya mendapatan pemasukan cukup besar dari bisnis halal. Khusus dari sertifikasi halal saja, Singapura mendapatkan pemasukan sebesar US$ 4 juta pada 2014, naik dari US$ 2,98 juta pada 2013. Dalam 15 tahun terakhir, bisnis ini bahkan sudah melonjak lima kali lipat.
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama


3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya


Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
