Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
Dream - Aksi terorisme yang baru-baru ini terjadi di Jakarta, tidak memberikan dampak yang signifikan bagi iklim investasi di tanah air. Hal ini disampaikan President Director PT Mandiri Manajemen Investasi (MMI) Muhammad Hanif di Jakarta, Rabu, 21 Januari 2016.
" Aksi terorism kemarin, kita lihat tidak bepengaruh, kita malah growing di 3 minggu pertama ini, dan itu cukup melegakan," ujarnya.
Menurut Hanif, para investor dalam negeri cukup tahan terhadap isu terorisme. Apalagi, bertepatan dengan aksi teror tersebut, Bank Indonesia (BI) memutuskan memotong suku bunganya sebesar 25 basis poin menjadi 7,25%. Hal ini akan menguntungkan bagi hasil produk investasi.
" Respon masyarakat cukup positif, apalagi saat itu juga tingkat bunga turun 25 basis poin, jadi bisa meredam," jelasnya.
Hanif menilai, yang perlu dikhawatirkan bukanlah isu terorisme, melainkan kondisi harga minyak dan komoditas, serta situasi ekonomi di China. Dengan penurunan harga minyak dan komoditas, penerimaan pajak diperkirakan cenderung berkurang.
Hasilnya, proyek-proyek infrastruktur yang bisa menjadi underlying asset penerbitan sukuk gagal dibangun.
" Yang terjadi saat ini, harga minyak dan situasi di China. Harga minyak memengaruhi pendapatan negara, pajak, untuk membiayai negara dan proyek-proyeknya, lalu tax amnesty, kalau berhasil (diberlakukan), pelan-pelan duitnya masuk," tandasnya.
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama


3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya


Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
