7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Pembukaan Festival Pasar Modal Syariah (Dream/ Idhi Rahaldi)
Dream - Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Nurhaida, menyatakan jumlah pelaku pasar modal syariah di Indonesia saat ini sudah memadai untuk mendorong industri keuangan ini meningkat lebih besar lagi.
Hal tersebut disampaikan Nurhaida dalam pembukaan Festival Pasar Modal Syariah 2016 di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu, 30 Maret 2016.
" Sehingga (diharapkan) masyarakat makin paham, lalu demand naik dan produk berkembang. Sehingga tujuan market deepening bisa tercapai," tuturnya.
Data OJK menunjukan, pertumbuhan pasar modal syariah mencapai 12-15 persen per tahun. Dari 581 emiten terdapat 336 perusahaan atau sekitar 57 persen yang tergabung dalam emiten syariah. Jika ditotal, nilai kapitalisasi dari seluruh emiten itu mencapai Rp 2.800 trilun.
Selain pasar saham. OJK juga melihat perkembangan di industri reksa dana syariah. Saat ini terdapat 97 produk reksadana syariah atau 8,58 persen dari seluruh produk reksa dana yang beredar. Nilai aktiva bersih (NAB) dari reksa dana syariah mencapai Rp 9,54 triliun.
" Atau 3,28 persen dari total NAB lebih dari Rp 270 triliun," tutur Nurhaida.
Di pasar surat utang, terdapat 45 sukuk atau surat utang syariah korporasi dengan nilai outstanding mencapai Rp 9,52 triliun market share atau sekitar 3,57 persen.
" 49 sukuk negara atau 32,03 persen dari Surat Berharga Negara (SBN) nilainya Rp 328 triliun atau 13 persen dari total nilai SBN," imbuhnya.
Menurut Nurhaida, ruang tumbuh pasar modal syariah masih sangat besar. Dari sisi pelaku mencatatat 34 manager investasi yang memiliki produk reksadana syariah dari 71 total manager investasi.
Selain itu terdapat pula 23 perusahaan efek, 14 bank kustodian (bank pembayaran investasi) dan sembilan sekuritas pemilik online trading system (SOT).
Ke depan Nurhida berharap agar sosialisasi dan edukasi mengenai pasar modal syariah makin banyak dilakukan. Jadi pertumbuhan pasar modal dapat semakin ditingkatkan.
Seperti diketahui, otoritas pasar modal Indonesia mulai hari ini hingga Sabtu, 2 April 2016 menggelar Festival Pasar Modal Syariah 2016. Selain menampilan produk syariah dari sejumlah perusahaan manajemen investasi, ajang ini juga diisi talkshow dan sharing session dari investor yang sukses berinvestasi syariah.
Sejumlah nama pesohor mulai dari selebritis, desainer, dan CEO perusahaan hijab akan berbagi pengalamannya berinvestasi di produk syariah.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?