Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro memastikan kondisi moneter dan sektor keuangan secara makro saat ini berada pada posisi yang stabil dan terjaga meski nilai tukar rupiah terus melemah
Seperti diketahui, hingga hari ini nilai tukar rupiah hampir mencapai Rp 13.200 per dolar AS. Realisasi ini jauh di atas asumsi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN-P) sebesar Rp 12.500 per dolar AS.
Bambang menilai pelemahan nilai tukar rupiah dalam beberapa waktu terakhir tersebut tidak membahayakan dari sisi fiskal. Hal ini justru akan menciptakan tambahan surplus pada anggaran, dan tidak membahayakan anggaran secara keseluruhan.
“ Setiap pelemahan sebesar Rp1 dalam nilai tukar, kita justru akan menciptakan tambahan surplus di anggaran, setelah melihat selisih antara tambahan penerimaan dari migas dan pertambangan, royalti dan bagi hasil migas dikurangi dengan tambahan pembayaran bunga utang, selisihnya itu adalah tambahan surplus ke anggaran,” ujar Bambang seperti dikutip dari laman kemenkeu.go.id, Rabu, 11 Maret 2015.
Menurut Bambang, risiko fiskal tahun 2015 yang utama bukan datang dari nilai tukar, tetapi berasal dari target penerimaan berupa pajak. “ Kalau kita membicarakan risiko fiskal tahun 2015, risiko itu lebih kepada target penerimaan, terutama pajak,” tandasnya. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya