Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Anak-anak selalu diberi nasihat untuk menghormati orangtua dan para sesepuh. Termasuk bersikap baik dan tidak membantah. Penting diketahui kalau juga berlaku hal sebaliknya.
Orangtua juga harus menghormati anak-anaknya. Dikutip dari Bincangsyariah, dalam Islam orangtua tidak hanya wajib mendidik anak, tetapi wajib juga menghormatinya.
Dalam kitab Lubabul Hadis, Imam Suyuthi menyebutkan beberapa keutamaan orangtua menghormati anak. Apa saja?
© Dream
Menghormati anak merupakan perintah dari Nabi Muhammad SAW. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Ibnu Majah dari Anas bin Malik, dia berkata bahwa Nabi Saw bersabda;

Artinya: " Hormatilah anak-anak kalian dan perbaikilah adab pada mereka"
© Dream
Menghormati anak dapat menjadi pelindung bagi orangtua dari siksa neraka. Ini sebagaimana disebutkan dalam hadis berikut, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda;

Artinya: " Muliakanlah anak-anak kalian karena sungguh memuliakan anak-anak itu dapat menjadi penghalang dari api neraka.
© Dream
Menghormati anak dapat mempermudah melewati sirath. Ini berdasarkan hadis berikut, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda;

" Anak-anak itu pelindung dari api neraka, makan bersama mereka itu pembebas dari api neraka, dan memuliakan mereka itu dipermudah melewati di atas shirat (jembatan)"
Baca selengkapnya di sini.
© Dream
Dream - Menghadapi polah anak-anak seringkali membuat orangtua kewalahan. Si kecil kerap kali berlarian dan tak tahu bahaya yang mengintai di depannya. Setelah jatuh, mereka pun tak kapok sama sekali
Tetap saja berlarian, melompat, berteriak bahkan memanjat. Ternyata ada manfaat positif dari sikap anak yang cenderung aktif ini menurut Nabi Muhammad SAW. Beliau bersabda:

Artinya: Aktifnya anak kecil akan menambah akalnya ketika dia dewasa nanti (H.R. Tirmizi)
© Dream
Dikutip dari Bincang Syariah, menurut Muhammad Ali dalam Shalah al-Buyut fi Juhdi al-Nabi mengutip Imam Munawi mengatakan bahwa aktifnya anak kecil maksudnya kepekaan dan ketajaman instingnya laksana burung gagak yang tangkas dan cepat, keaktifan adalah tanda kecerdasannya.
Muhammad Baqir al-Majlisi dalam Miratul Uqul fi Syarh Akhbari Ali al-Nabi menjelaskan bahwa maksud dari keaktifan anak kecil adalah kecenderungan anak yang senang bermain-main dan itu mengasah kecerdasan anak.
Anak yang suka bergerak, bermain dan tidak bisa diam seperti naik, memanjat, turun berlarian cenderung tumbuh menjadi pribadi yang pintar karena dia banyak mencoba dan belajar dari aktivitas-aktivitas yang ia lakukan.
Penjelasan selengkapnya baca di sini.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

