Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bagaimana Persiapan BRIsyariah Untuk Menyambut Pemberlakuan Qanun Aceh?
Dream – Portofolio PT BRISyariah diperkirakan bakal bertambah belasan triliun rupiah yang ditargetkan tercapai di akhir tahun ini. Penambahan tersebut tak terlepas dari aturan lembaga keuangan di Aceh Nanggroe Salam yang harus beroperasi menggunakan prinsip syariah paling lambat tahun 2021.
Ketentuan lembaga keuangan di Aceh harus menggunakan prinsip syariah tertuang dalam Qanun Aceh.
“ Semua lembaga perbankan dan lain-lain hanya boleh melayani syariah. Yang konvensional ditutup dan diganti dengan syariah,” kata Direktur Bisnis Komersial BRIsyariah, Kokok Alun Akbar, dalam konferensi pers virtual di Jakarta, ditulis Rabu 6 Mei 2020.
Alun mengatakan, per April 2020, pihaknya sudah membuka 11 kantor cabang, 15 kantor cabang pembantu, dan 141 unit lembaga syariah bank umum (LSBU) di Aceh. Secara bertahap, portofolio bank konvensional akan ditransfer ke syariah.
“ Kalau sudah sebagian besar akuisisi dialihkan, yang konvensional akan ditutup. Nantinya hanya akan ada kantor BRIsyariah,” kata dia.
Nasabah yang tidak bersedia menggunakan layanan syariah, diminta untuk bertransaksi di luar Aceh, misalnya Medan.
Alun mencatat, per 2019, BRIsyariah sudah mengkonversi dana dari konvensional ke syariah sebesar Rp1,3 triliun dan pembiayaan Rp943 miliar. Hingga April 2020, sudah ada Rp1,7 triliun dana yang telah dikonversi ke syariah dan pembiayaan Rp1,9 triliun.
Dikatakan bahwa masih ada sisa dana sekitar Rp6 triliun untuk dikonversi dan pembiayaan Rp7 triliun. Alun menargetkan konversi portofolio rampung tahun ini.
“ Kalau sudah berhasil konversi, ini akan menambah portofolio BRIsyariah sebesar 30 persen,” kata dia.
Dream – PT BRIsyariah Tbk membukukan laba bersih sebesar Rp75,15 miliar pada kuartal I 2020. Raihan anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia Tbk ini meroket 150 persen dibandingkan periode yang sama setahun lalu sebesar Rp30,6 miliar.
Pertumbuhan laba bersih tersebut ditopang asetnya yang jga bertambah 9,51 persen dari Rp38,56 triliun pada kuartal I 2019 menjadi Rp42,23 triliun.
“ Kami juga tumbuh signifikan di pembiayaan,” kata Direktur Bisnis Komersial BRIsyariah, Kokok Alun Akbar, dalam press conference virtual, Selasa 5 Mei 2020.
![]()
Alun melaporkan pembiayaan BRIsyariah tumbuh 34,28 persen dari Rp22,68 triliun pada triwulan I 2019 menjadi Rp30,45 triliun pada triwulan I 2020. Rinciannya, pembiayaan komersial naik 10,53 persen dari Rp8,94 triliun pada triwulan I 2019 menjadi Rp9,88 triliun pada triwulan I 2020.
Sementara itu, pembiayaan retail naik 49,74 persen dari Rp13,74 triliun pada triwulan I 2019 menjadi Rp20,57 triliun pada triwulan I 2020.
“ Pembiayaan naik signfikan (karena) di-drive oleh pertumbuhan pembiayaan di ritel,” kata dia.
Dari segmen ritel, sektor UKM menjadi pendorong dengan pertumbuhan 71,03 persen menjadi Rp6,07 triliun. Diikuti kontribusi segmen mikro yang naik 63,55 persen menjadi Rp5,57 triliun secara yoy dan konsumer 31,66 persen sebesar Rp8,93 triliun.
Alun mengatakan NPF turun dari 4,34 persen pada triwulan I 2019 menjadi 2,95 persen pada triwulan I 2020.
“ NPF yang turun mencerminkan keberhasilan kami dalam memperbaiki kualitas aset,” kata dia.
Pertumbuhan dana murah (CASA) mencapai 77,51 persen (yoy). Salah satu faktor pertumbuhan CASA BRIsyariah adalah tabungan payroll yang tumbuh 46 persen yoy dari Rp429,6 milyar pada triwulan I 2019 menjadi Rp627,2 milyar.
Tabungan payroll memang menjadi salah satu fokus BRIsyariah dalam mengembangkan bisnisnya.
Dari sini, kata Alun, ekspansi pasar bisa didapat dengan pemilihan secara selektif. Peningkatan tabungan payroll membuka potensi pertumbuhan penyaluran pembiayaan salary based financing.
“ Kami menganggap salary based financing sebagai segmen yang berdaya tahan tinggi terhadap Covid-19,” kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya