Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Siapa Bilang Harus Jadi Yes Man Untuk Jadi Orang Sukses? (Foto: Shutterstock)
Dream - Apakah kamu tipe orang yang tidak suka menciptakan sesuatu yang menggemparkan? Atau kamu termasuk karakter orang yang dibesarkan untuk menjadi “ anak yang baik-baik”?
Bisa jadi kamu termasuk sosok yang diajarkan untuk menjadi seorang perempuan sopan dan harus menyenangkan semua orang?
Dikutip dari Inc, Minggu 1 November 2019, penulis buku “ 13 Things Mentally Strong People Don’t Do”, Amy Morin, mengatakan tak ada salahnya untuk melanggar aturan untuk menjalani kehidupan karier yang lebih baik.
Namun, sayangnya melanggar pakem yang sudah ada menjadi hal yang sulit dilakukan oleh wanita.
Hal ini berdasarkan suatu penelitian yang menunjukkan salah satu alasan lebih banyak meminta maaf karena mereka memiliki ambang batas yang lebih rendah untuk kesalahan. Kaum hawa acapkali merasa terdorong untuk mengikuti aturan dan cenderung merasa bersalah untuk pelanggaran aturan daripada pria.
Plus, peluang bagus sering tertutup oleh aturan-aturan yang menahan wanita.
Dalam Psikologi Pembangunan, ada studi yang menemukan bahwa anak-anak yang melanggar aturan, kemungkinan besar akan menghasilkan lebih banyak uang saat dewasa. Mereka tak mengantongi jabatan pekerjaan yang paling bergengsi, tetapi bisa menghasilkan uang yang lebih banyak saat dewasa.
Ada kemungkinan alasan para pelanggar cilik tak takut untuk meminta kenaikan gaji lebih sering saat masuk dunia karier. Lalu, mereka cenderung menjadi pengusaha dan inovator yang bisa merintis sendiri jalannya.
Perlu diingat, melanggar aturan bukan berarti harus melakukan perbuatan yang melawan hukum. Kamu hanya membuang “ pakem” kesuksesan yang ada di masyarakat.
Misalnya, seorang wanita pengusaha dan pembawa acara asal Amerika Serikat, Lori Greiner, tidak mengikuti saran-saran umum untuk tidur lebih cepat seperti yang dilakukan oleh orang-orang sukses. Lori lebih memilih tidur larut malam dan berolahraga sebelum tidur.
Kamu juga perlu mengingat bahwa harus punya tujuan jika ingin “ memberontak”. Jika tujuanmu tercapai, perasaan puas akan muncul. Meskipun ada saja yang tidak senang dengan pilihanmu, kamu tetap bisa menemukan `power` untuk menunjukkan kamu tetap setia pada nilai-nilai yang telah ditetapkan.
Dream - Semua orang bermimpi bisa meraih kesuksesan. Tapi, kesuksesan tak bisa diraih dengan mudah, perlu usaha yang maksimal.
Apalagi, saat ini persaingan makin ketat. Kamu tentu perlu banyak belajar dan butuh mental yang kuat, terutama jika tak punya kreativitas dan kemampuan. Sahabat Dream harus bisa mengembangkan diri agar lebih baik lagi.
Lantas, bagaimana cara mencapai kesuksesan? Ada tujuh ciri-ciri orang yang bisa sukses di masa depan.
![]()
Pertama, ulet. Orang yang sukses pada masa depan takkan pernah putus asa dalam menjalankan semua hal. Sifat ini wajib dimiliki bagi orang yang ingin sukses karena bisa mendorong sesorang untuk memberikan hasil yang maksimal.
Ke dua, mau belajar. Dari belajar, orang akan mendapatkan ilmu dan wawasan yang baru. Ilmu ini akan menjadi jembatan kesuksesan seseorang. Pelajarilah yang menurut kamu penting bagi kehidupan. Jangan sampai ilmunya jadi sia-sia.
Ke tiga, kerja keras. Dengan kerja keras, kamu akan menemukan hasil yang memuaskan. Sebab, kesuksesan bisa diraih dengan usaha yang maksimal.
Ke empat, disiplin. Disiplin menjdi kunci bagi kesuksesan seseorang. Mulai dari waktu sampai peraturan bisa membuat seseorang bisa memegang komitmen dengan kuat.
Ke lima, selalu bersyukur. Mensyukuri nikmat yang dikaruniai oleh-Nya memang wajib dilakukan. Misalnya, kamu berpenghasilan pas-pasan dan syukurilah itu. Siapa tahu pada masa depan, Tuhan akan memberikan hasil yang lebih baik daripada yang didapatkan sekarang.
Ke enam, sering memuji orang lain. Ini bukan berarti menjilat. Orang sukses sering memberikan pujian yang baik kepada orang lain. Tapi, ya, tidak berlebihan.
Ke tujuh, rajin ibadah. Beribadah menjadi satu kewajiban orang yang beragama. Berdoalah kepada Tuhan dan pintalah yang kamu mau. Tuhan akan mengabulkan doa hambanya yang taat beribadah dan selalu berbuat kebaikan.
(Sumber: masdejay.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya