Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
© MEN
Dream - Keputusan menginvasi Ukraina mendorong sejumlah perusahaan ternama dunia hengkang dari Rusia. Langkah keras yang dilakukan korporasi ini berbarengan dengan sanksi dari negara AS dan Eropa untuk menekan Rusia mengakhiri langkah invasinya.
Reaksi keras dari perusahaan multinasional ini muncul dengan alasan bervariasi. Ada yang melakukannya karena patuh kepada ketentuan di negara asalnya, sebagian lain bertindak secara sukarela.
Langkah korporasi keras yang dilakukan perusahaan multinasional besar diantaranya hengkang dari Rusia, menghentikan layanan seperti dilakukan perusahaan ritel dengan menutup sementara toko mereka, menghentikan produksi dan ekspor, mengeluarkan pernyataan keras, hingga tindakan mengejutkan lainnya.
Melansir CBS News, jumlah perusahaan dunia yang memutuskan hengkang atau menghentikan layanan di Rusia terus bertambah. Dari perusahaan ritel seperti Ikea hingga penyedia platform media sosial.
Berikut adalah daftar panjang perusahaan dunia yang telah mengurangi atau memutuskan hubungan bisnis dengan Rusia.
Dari perusahaan energi, British Petroleum (BP), Shell dan Exxon Mobil juga berjanji akan hengkang dari Rusia dengan menjual saham pada perusahaan patungan mereka di negara itu. Perusahaan minyak Austria OMV juga akan ikut menarik diri dari Rusia dan mengatakan akan mengambil risiko senilai 1,5-1,8 miliar euro sebagai antisipasi keluar dari negara tersebut.
Perusahaan-perusahaan di industri otomotif dan penerbangan juga melakukan tindakan yang sama dengan keluar dari pasar Rusia. Langkah ini dilakukan karena mereka khawatir dengan kondisi Ukraina atau sekadar mematuhi sanksi yang dilakukan negara-negara Barat.
Beberapa pabrikan dunia yang memutuskan tindakan keras itu adalah Boeing and Airbus, Daimler Truck, Ford Motor Company, Harley-Davidson, Mercedez-Benz, Renault, Toyota, Volkswagen, dan Volvo.
Tak hanya perusahaan yang memiliki pabrik besar di Rusia yang memutuskan hengkang. Beberapa perusahaan penyedia platform juga mengambil tindakan keras dengan menghentikan layanan mereka di Negeri Beruang Merah itu.
TikTok pada pekan lalu mengumumkan akan menangguhkan layanan streaming langsung dan pengunggahan video ke platformnya di Rusia. Langkah ini ditempuh setelah adanya analisa dari implikasi undang-undang media baru yang ditandatangani pada Presiden Vladimir Putin beberapa hari sebelumnya.
Layanan juga takkan disediakan perusahaan teknologi lainnya seperti Netflix, Apple, Dell, Google, dan Meta.
Di sektor keuangan, tindakan keras dilakukan perusahaan dengan menangguhkan operasional mereka di Rusia. Perusahaan pembayaran seperti Visa, Mastercard dan America Express termasuk yang melakukan keputusan tersebut.
Ketiga perusahaan ini telah sepakat menangguhkan operasional di Rusia dengan meminta klien dan mitra menghentikan semua transaksi di negara tersebut.
Dari dunia fashion, beberapa rumah mode dunia telah memutuskan untuk menutup sementara toko mereka di Rusia. Mereka di antaranya perritel pakaian H&M, NIKE, dan IKEA.
Sementara Peritel mode Spanyol Inditex, pemilik merek Zara, baru-baru ini mengatakan telah menghentikan perdagangan di Rusia dengan menutup 502 toko dan menghentikan penjualan online.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya