3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Wanita Yang Menderita Endometriosis. (foto: Viral4real)
Dream - Seorang wanita 28 tahun asal Taiwan didiagnosis dengan penyakit aneh. Sebelumnya, dia mengeluhkan nyeri di dada selama lebih dari satu tahun.
Ia mulai batuk berdahak dan menge-luarkan darah. Anehnya wanita yang tak disebutkan namanya itu akan batuk darah setiap kali dia mengalami menstruasi.
Ini kasus yang benar-benar membingungkan. Wanita itu pun di bawa ke National Taiwan University Hospital (NTUH) di Hsin-chu untuk dirawat.
Setelah melalui pemeriksaan, dokter menyatakan dia menderita endometriosis. Endometriosis adalah suatu kondisi yang disebabkan oleh tumbuhnya jaringan endometrium di luar rahim dan menyebabkan nyeri panggul.
Ini adalah gangguan yang menyakitkan karena jaringan rahim wanita (endometrium) tumbuh di luar organ yang semestinya.
Lapisan jaringan inilah yang biasanya mengeluarkan darah menstruasi saat tidak terjadi kehamilan.
Lalu, mengapa bisa sampai muntah darah?
© Dream
Dream - Dr Lin, kepala rumah sakit ginekologi yang merawat wanita itu, menjelaskan jaringan endometrium mungkin tumbuh hingga ke paru-parunya dan entah bagaimana terjebak di area tersebut.
Ketika jaringan mulai membuka saat menstruasi, dia akhirnya batuk darah.
Sementara menurut Kepala SingHealth Duke-NUS dan Neck Centre, endometriosis adalah salah satu kondisi yang dapat menyebabkan perdarahan dari kumpulan jaringan abnormal pada organ seperti paru-paru.
Hal ini dapat menyebabkan pasien untuk batuk darah (hemoptisis). Sebagai obat sementara, wanita itu dilaporkan diberikan pil KB dan suntikan hormon untuk mencegah dia berovulasi dan mengalami menstruasi. (Ism)
Advertisement

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya

3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an