Gejala Lansia Alami Malnutrisi dan Cara Mencegahnya, Yuk Cek Orangtua Kita?

Reporter : Cynthia Amanda Male
Selasa, 12 November 2019 09:39
Gejala Lansia Alami Malnutrisi dan Cara Mencegahnya, Yuk Cek Orangtua Kita?
Ayo kita temanin orang tua yang sudah lansia makan bersama. Terlihat seperti biasa namun mereka menganggapnya aktivitas itu hal luar biasa.

Dream - Ketika usia bertambah, semakin banyak penyakit diderita. Biasanya yang diindikasikan merupakan penyakit degeneratif atau sulit disembuhkan.

Padahal lansia juga berpotensi mengidap penyakit malnutrisi yang berakibat menurunnya fungsi fisik, kualitas hidup dan kesejahteraan jiwa.

Seperti seorang bayi, pemenuhan asupan nutrisi di hari tua tetap penting diperhatikan.

“ Pemenuhan zat gizi bukan hanya untuk kesehatan. Tapi juga fungsi fisik, kualitas hidup dan kesejahteraan jiwa. Dan penyebab malnutrisi pun multifaktor,” ungkap Purwita Wijaya Laksmi, Spesialis Geriatri dalam acara Nestle Boost Optimum Ajak Lansia Indonesia Hidupkan Mimpi yang Tertunda di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 11 November 2019.

 Nestle Boost Optimum Ajak Lansia Indonesia Hidupkan Mimpi yang Tertunda

Purwita Wijaya Laksmi (paling kiri)/Foto: Dream-Cynthia Male

1 dari 3 halaman

Pemicu Malnutrisi Pada Lansia

Faktor yang bisa menyebabkan malnutrisi di antaranya adalah buruknya kesehatan gigi, hilang nafsu makan, sulit menelan, efek samping obat, infeksi dan dimensia.

Masalah malnutisi juga bisa dipicu faktor sosial seperti depresi, hidup sendiri, berkurangnya mobilitas serta isolasi sosial. “ Seperti makan sendirian, makan bersama cuma weekend, itu mempengaruhi,” katanya.

 shutterstock

2 dari 3 halaman

Gejala Malnutirsi pada Lansia

Orang yang telah mengidap malnutrisi biasanya ditandai dengan hilangnya massa otot (sarkopenia), berkurangnya lemak di bawah kulit, penurunan berat badan 5 persen dari berat awal.

Tanda-tanda lain yang bisa dilihat adalah tulang terlihat menonjol, bibir pecah-pecah, terdapat cekungan di bawah mata, rambut kusam dan mudah rontok, kulit memar, bersisik serta terdapat penumpukan cairan di bawahnya.

3 dari 3 halaman

Pencegahan

Untuk mencegah hal tersebut, kamu bisa memenuhi asupan gizi makro seperti karbohidrat, lemak dan protein serta mikro, yaitu vitamin dan mineral. Sehingga mikro maupun makronutrien tetap seimbang.

“ Mereka membutuhkan asupan protein yang memadai untuk membantu mengurangi hilangnya massa otot dan meningkatkan mobilitas,” tambahnya.

 shutterstock

Memenuhi asupan prebiotik juga diperlukan untuk memulihkan keseimbangan bakteri baik di dalam usus, sehingga pencernaan tetap sehat dan lancar.

Kecukupan prebiotik dibantu dengan asupan serat seperti sayur dan buah yang kaya akan antioksidan serta mikronutrien.

Jika bisa memenuhi kecukupan gizi, kamu dapat beraktivitas lebih maksimal, mandiri dan terhindar dari infeksi.

 

Beri Komentar
Gus Miftah Ungkap Perubahan Besar Deddy Corbuzier