Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Source: Shutterstock.com
Dream - Alat kontrasepsi selalu dianjurkan kepada pasangan suami istri yang ingin mengontrol kelahiran. Tak hanya bagi perempuan, para suami juga dianjurkan untuk menggunakan 'pengaman' berupa kondom.
Namun kamu para suami tak bisa sepenuhnya yakin alat kontrasepsi itu bisa 100 persen mencegah terjadinya pembuahan. Banyak pasangan yang berhubungan intim memakai kondom, namun masih mengalami kehamilan.
Penelitian di 14 negara bahkan membuktikan banyak kesalahan memakai kondom yang akhirnya menyebabkan kehamilan serta penyakit menular seksual.
Dilansir dari Sehatq.com, penelitian yang dilakukan oleh Stephanie Sanders dan peneliti di The Kinsey Institute, Indiana University mengungkapkan berbagai kesalahan pemakaian kondom paling umum di Amerika Serikat serta Inggris. Berikut kesalahan yang paling umum dilakukan:
1. Sebanyak 17-51 persen orang memasang kondom saat penetrasi dan hal ini dapat menyebabkan pertukaran cairan praejakulasi.
2. Sebanyak 13-45 persen orang melepaskan kondom sebelum hubungan seksual berakhir.
3. Sebagian responden memakai kondom terlalu ketat, sehingga tidak ada ruang untuk menampung sperma.
4. Sebagian besar orang tidak memeriksa kondisi kondom sebelum dipakai.
5. Sekitar 1-41 persen responden mengalami kondom pecah.
6. Beberapa responden memakai kondom terbalik dan memiliki risiko terjadi pembuahan ketika memasangnya kembali.
7. Beberapa orang membuka bungkus dengan cara yang salah dan membuat kondom tidak dapat dipakai.
8. Sebagian kecil responden memakai kondom bekas.
1. Pertama-tama, pilih kondom yang berukuran pas.
2. Pastikan kondom tidak rusak maupun kedaluwarsa.
3. Dorong bungkus kondom ke dalam agar isinya tidak robek.
4. Perlahan buka bungkus kondom dari pinggir ke arah luar. Bukalah menggunakan jari agar kondom tidak robek.
5. Pegang ujung kondom dengan ibu jari dan telunjuk agar tidak ada udara yang terperangkap di dalamnya.
6. Pastikan gulungan karet berada di bagian luar.
7. Pegang ujung kondom dan pakailah secara perlahan ketika ereksi.
8. Gunakan satu tangan untuk menahan bagian atas kondom. Sedangkan, tangan lainnya membuka gulungan kondom agar seluruh area penis tertutup.
(Sumber: Sehatq.com)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya