Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Pernah merasakan sensasi rasa nyeri di wajah? Seperti saat menyentuh pipi, menyikat gigi atau ketika mengaplikasikan riasan. Mulai saat ini jangan meremehkan rasa sakit itu.
Rasa kaku dan nyeri berulang di wajah bisa jadi pertanda adanya gangguan saraf trigeminal.
Biasanya muncul ketika wajah mendapat stimulasi seperti sentuhan atau ketika otot wajah bergerak saat tersenyum. Hal tersebut bisa memicu rasa sakit yang luar biasa.
" Gejala awal yang sering terjadi pada pasien dengan trigeminal neuralgia adalah nyeri di wajah yang terjadi secara spontan dalam waktu yang singkat. Namun kondisi ini, lama kelamaan bisa berkembang lebih berat," ujar dr. Mahdian Nur Nasution, seorang spesialis saraf di Jakarta Selatan, Kamis 27 September 2018.
Gangguan saraf trigeminal menurut penelitian rupanya lebih banyak menyerang kaum perempuan dibandingkan pria. Risikonya bakal meningkat seiiring pertambahan usia, terutama mereka yang berusia di atas 50 tahun.
" Trigeminal neuralgia dapat terjadi akibat adanya proses penuaan, atau dapat dikaitkan dengan sklerosis multipel atau penyakit sejenis yang menyebabkan kerusakan selubung mielin yang berfungsi melindungi saraf," kata dr. Mahdian.
Jika mengalami gejala wajah terasa nyeri, seperti tersengat listrik di daerah pipi, rahang, gigi, gusi, dan bibir, segara konsultasi dengan dokter saraf.
" Trigeminal neuralgia juga dapat terjadi akibat penekanan tumor di saraf trigeminal. "
" Tidak menutup kemungkinan trigeminal neuralgia terjadi akibat adanya lesi di otak atau beberapa kondisi kesehatan yang meliputi luka bedah dan stroke," kata dr. Heri Aminuddin, SpBS(K), spesialis bedah saraf dari Brain and Spine Bunda Neuro Center, Jakarta.
(sah, Laporan Rahma Yultus)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya