Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Pemeriksaan Gula Darah (Foto: Shutterstock)
Dream - Bagi mereka yang memiliki kecenderungan gula darah tinggi, memang harus ekstra dalam menjaga pola makan. Terutama konsumsi makanan dengan glukosa dan lemak tinggi.
Namun ada kabar baik. Keju justru dianjurkan untuk penderita diabetes. Pasalnya, menurut penelitian yang dilakukan tim dari University of Alberta, Kanada, keju bisa menurunkan kadar gula darah ketika dikonsumsi dalam jumlah cukup.
Tim peneliti menganalisis dampak konsumsi keju berlemak netral dan sedikit lemak terhadap kadar insulin. Penelitian dilakukan pada tikus yang memiliki gejala diabetes.
Hasil penelitiannya membuktikan bahwa kedua jenis keju mampu mengurangi dan menyeimbangkan kadar insulin.
" Kandungan lemak dalam keju mungkin tidak akan berpengaruh pada kandungan lainnya, seperti protein dan kalsium. Hal yang paling menarik adalah kedua jenis keju bisa mengurangi kadar insulin," kata peneliti, seperti dikutip dari Misskyra.
Mereka juga memperhatikan proses metabolisme setelah mengonsumsi keju. Perubahan dalam tubuh disebabkan oleh molekul tertentu yang disebut fosfolipid, yang sangat bermanfaat bagi tubuh.
Fosfolipid ini bersikulasi rendah berkaitan dengan diabetes dan keseimbangan kadar insulin pada manusia. Penelitian lanjutan akan meneliti bagaimana kadar fosfolipid dalam keju dan mengapa hal tersebut terkait dengan keseimbangan kadar insulin.
Keseimbangan insulin merupakan kondisi yang berkaitan dengan proses penuaan dan obesitas. Selain itu, kadar insulin yang tidak normal juga bisa meningkatkan gula darah, meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes tipe 2.

Penelitian sebelumnya menyatakan bahwa berendam dengan air hangat bisa menurunkan kadar gula darah, menyembuhkan peradangan dan meningkatkan metabolisme pada laki-laki yang kelebihan berat badan.
Hasil penelitian lainnya dari London School of Hygiene and Tropic Medicine menyimpulkan, kadar gula tinggi bisa meningkatkan potensi tuberkulosis (TB). Bahkan, kadar gula yang tinggi akan memperburuk TB terlebih dahulu, dibandingkan dengan diabetes. (ism)
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya