Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
(Sumber: Shutterstock)
Dream - Me time atau waktu untuk sendiri melakukan sesuatu yang disukai ternyata punya banyak manfaat, lho. Bukan hanya memberikan efek bahagia dan rileks, bahkan bisa membantu mencegah panas dalam. Eh, kok bisa? Yuk simak penjelasannya.
Me Time Membantu Mencegah Stres
Gaya hidup sebagian besar masyarakat urban menuntut untuk selalu bisa multitasking dalam waktu yang singkat. Hal ini membuat banyak orang terburu-buru dan tidak memiliki waktu untuk diri sendiri. Pekerjaan dan kehidupan sosial sudah cukup menyita banyak waktu.
Hal ini sering kali menyebabkan tekanan yang bisa menyebabkan stres. Belum lagi gaya hidup kurang sehat yang masih dilakukan oleh sebagian orang. Kurang tidur, makan tidak teratur dan asupan nutrisi penting yang belum tercukupi. Sering kali rutinitas ini membuat seseorang terkena stres.
Me time memiliki peranan yang sangat penting untuk bisa menurunkan stres. Hal ini diungkapkan oleh Jeff Brantley, MD, seorang pengarang buku Calming Your Anxious Mind: How Mindfulness and Compassion Can Free You From Anxiety, Fear, and Panic. Menurutnya, me time bisa membantu seseorang untuk merasa lebih rileks, bahagia dan lebih bersyukur.
Kamu pun bisa mencuri-curi waktu untuk me time dengan cara meditasi 5 menit di sela kesibukan, makan makanan kesukaan hingga melakukan hal yang disukai, paling tidak 15 menit setiap hari. Jika bisa, lakukan sebanyak yang kamu sanggup lakukan.
Stres Bisa Menyebabkan Panas Dalam
Saat tubuh mengalami stres, metabolisme dan fungsi tubuh tidak berjalan sesuai dengan yang semestinya. Daya tahan tubuh yang menurun juga bisa memicu datangnya panas dalam berupa sariawan, bibir pecah-pecah, hingga radang tenggorokan.
Untuk itu, me time bisa dilakukan untuk meredakan stres sekaligus mencegah datangnya panas dalam. Dengan kondisi tubuh yang fit, kamu bakalan terjauhkan dari panas dalam. Namun, jika terlanjur terkena panas dalam, harus segera diatasi dengan langkah yang tepat, yakni minuman pereda panas dalam yang ampuh seperti Larutan Penyegar Cap Badak dari Sinde.

©facebook.comlarutanpenyegar
Ramuan tradisional ini sudah dipercaya dari generasi ke generasi untuk meredakan panas dalam. Pasalnya, Larutan Penyegar Cap Badak dari Sinde mengandung bahan herbal seperti Gypsum Fibrosum, Cornu Antelopis, dan Galcareus Spar yang ampuh usir panas dalam. Ada beragam rasa yang ditawarkan mulai dari rasa original dan buah-buahan yang rasanya menyegarkan. Larutan penyegar ini aman dan halal dikonsumsi oleh semua usia, lho. So, kamu nggak perlu cemas saat mengonsumsinya.
Inspirasi Me Time yang Bisa Dilakukan
Jika kamu bingung kegiatan me time yang bisa dilakukan, coba lihat kebutuhan yang ada pada diri sendiri. Jika kamu merasa membutuhkan ketenangan, bisa lakukan me time dengan membaca buku di rumah, solo traveling ke destinasi yang menenangkan hingga sekadar nonton film sendiri ke bioskop. Intinya, lakukan apapun yang membuatmu merasa bahagia.
Yuk jadwalkan me time agar terhindar dari stres yang bisa memicu panas dalam. Have fun!
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya