Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Alat yang digunakan merangsang pertumbuhan kolagen dan elastin dalam tubuh.
Dream - Tampil cantik dan dikagumi suami jadi idaman bagi banyak istri. Bukan hanya wajah, area intim juga tak boleh luput dari perawatan.
Seiring berjalannya usia, area intim perempuan seperti vulvo-vaginal mengalami pelemahan. Bagian luar organ intim perempuan yang mengelilingi lubang urine tersebut melemah akibat persalinan normal, faktor bawaan, dan intervensi bedah karena terjadi perubahan serat kolagen dan elastin.
Miss V sejatinya akan selalu elastis dan fleksibel akibat adanya kolagen yang diproduksi secara alami oleh tubuh.
"Saat bertambah usia, jumlah produksi kolagen itu menurun, sehingga berdampak pada hilangnya kekuatan dan fleksibilitas di dalam dinding vagina," ujar dokter spesialis kebidanan dan kandungan, Ni Komang Yeni Dhana Sari, di acara An Intimate Evening With Ultra Femme 360, di Jakarta Selatan, Rabu, 24 Januari 2018.
Lemahnya kekuatan dan fleksibilitas pada dinding Miss V akan menyebabkan kurangnya sensasi saat berhubungan intim. Selain itu perempuan juga akan mengalami Stress Urinary Incontinence (SUI) atau kondisi kehilangan urine tanpa disengaja akibat peningkatan tekanan intra-abdomen.
"Cara paling efektif mengatasi masalah kelemahan vulva dan mengobati SUI adalah dengan memanaskan serat kolagen dan elastin, agar keduanya terluka, sehingga merangsang pertumbuhan kolagen dan elastin lebih banyak lagi," ungkap Yeni.
Dengan penelitian dan perkembangan teknologi, ditemukanlah alat untuk memanaskan serat kolagen dan elastin tersebut. Salah satunya, perangkat bernama Ultra Femme 360 dari BTL Aesthetics menghasilkan frekuensi radio monopolar yang merangsang pertumbuhan kolagen dan elastin dalam tubuh.
Perawatan ini aman untuk para wanita usia 35 tahun ke atas dengan jarak tujuh hingga sepuluh hari untuk melakukan sesi berikutnya.
"Pasien dengan keluhan sering ngompol, bisa melakukan treatment ini. Cukup 3 kali treatment dengan Femme udah oke banget hasilnya. Treatment ini juga bikin vagina lebih cerah dan rapet," kata Clinical Specialist Southeast Asia Adelina Kautsar.
(Sah)