Foto: Shutterstock
Dream - Mata merah sering kali diabaikan. Padahal, kondisi ini bisa jadi merupakan gejala dari penyakit mata. Apalagi jika sampai timbul bintik merah di bola mata.
Tidak seperti mata merah pada umumnya, bintik merah disebut dengan pendarahan subconjunctival. Bintik tersebut hanya mempengaruhi sebagian mata. Namun jika menyebar tentu akan sangat mengkhawatirkan.
Presiden American Optometric Association, Samuel D. Pierce, mengatakan, pendarahan ini terjadi karena peningkatan tekanan darah secara drastis.
Selama lonjakan tekanan tersebut, pembuluh darah kecil di mata akan membesar dan menyebabkan keluarnya sedikit darah. Pada dasarnya hal ini sama dengan memar karena tidak ada kulit yang menutupinya untuk menimbulkan warna keunguan.
Pada kasus perdarahan subconjunctival lain, dr. Pierce mengatakan bintik merah pada mata mungkin muncul karena trauma pada mata itu sendiri. Hal ini diakibatkan oleh terlalu keras menggosok mata.

Dikutip dari Reader's Digest, alergi dan bersin yang terlalu keras juga bisa menyebabkan pendarahan subconjunctival. Jika anda menderita diabetes atau tekanan darah tinggi, hal ini akan memicu timbulnya bintik merah pada mata.
Dalam sebagian besar kasus, bintik merah pada mata tidak perlu dikhawatirkan. Namun pastikan untuk memeriksanya terutama jika sering muncul. Bintik merah bisa menjadi sinyal masalah serius seperti tekanan darah tinggi, gangguan perdarahan, atau kanker sel plasma.
Laporan: Ratih Permata Sari
Advertisement


Mengapa Hari Ini Sangat Produktif, tetapi Besok Sulit Fokus? Ini Penjelasan Ilmuwan

Stres dan Kesehatan Mental Ternyata Bisa Berkaitan dengan Gangguan Kandung Kemih yang Kita Alami

Benarkah Kita Bisa Tidur Hanya 4 Jam tetapi Tetap Segar? Ini Penjelasan Ilmiahnya


Suahasil Nazara: Perjalanan Dosen yang Menjadi Menkeu Baru Kabinet Merah Putih

Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Gantikan Purbaya Yudhi