Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
Foto: Shutterstock
Dream - Tak hanya urusan pertahanan negara, TNI AD rupanya punya banyak kegiatan sosial. Kali ini, dalam rangka peringatan Hari Juang, TNI AD melakukan operasi gratis kepada 1000 pasien bibir sumbing di seluruh Indonesia.
TNI AD berkaloborasi dengan Smile Train Indonesia dan persatuan dokter spesialis bedah plastik. Operasi dilaksanakan secara serentak pada 10 hingga 13 Desember 2019, di beberapa rumah sakit TNI AD.

“ Peringatan hari juang TNI AD tahun ini bertema ‘TNI AD Adalah Kita’. Dengan kegiatan ini menunjukkan bakti kami kepada bangsa, sekaligus memperkokoh ikatan dengan masyarakat, dan menunjukkan bahwa TNI AD adalah bagian dari masyarakat,” ungkap Kepala Staf TNI AD, Jendral Andikasa Perkasa, di RSPAD Gatot Soebroto, Senin 16 Desember 2019.
Lebih dari 9.000 anak terlahir mengalami kelainan celah bibir alias bibir sumbing di tanah air.
Umumnya anak-anak ini akan mengalami berbagai masalah kesehatan, seperti sulit makan, sulit bernafas, sulit bicara, resiko kurang gizi, hingga masalah sosial.

Oleh karena itu, sejak 2015 silam TNI AD telah berkaloborasi dengan Smile Train Indonesia untuk membantu anak-anak tersebut.
“ Bermitra dengan TNI AD adalah sesuatu yang sangat berarti bagi kami. Para anggota TNI yang selalu hadir di tengah masyarakat menjadi jembatan bagi anak-anak yang menderita sumbing bibir untuk bisa bertemu dan terbantu dalam program bantuan operasi gratis ini," ujar Deasy Larasati, Country Manager Smile Train Indonesia.
" Mereka yang tadinya tidak mampu, kini sudah banyak terbantu,” tambahnya.
Jendral Adikasa juga mengungkapkan, Keberadaan Smile Train Indonesia sangat membantu dan selaras dengan bakti sosial yang mereka laksanakan, sejak tahun 2015 hingga saat ini.
Setidaknya ada lebih dari sebelas ribu pasien sumbing bibir di Indonesia yang telah mereka bantu dan temui.
“ Kami berharap, senyuman para pasien maupun keluarganya, bisa menjadi cerminan semangat hari juang TNI AD dalam mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih cerah,” ujar Jendral Adikasa.
Laporan: Michelle Rachel Evangelista Maramis
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama


3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya


Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
