6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Terdapat 7.000 jenis penyakit langka yang telah teridentifikasi. Penyakit tersebut memengaruhi lebih dari 350 juta orang di dunia dan menyumbang angka kematian sebesar 35%.
Kondisi pasien pun sangat khusus dan tak semua dokter bisa mengetahui penyebab dan menanganinya secara tepat. Penyakit yang langka memang jadi tantangan besar bagi para dokter, karena tak terbiasa menanganinya.
Begitu juga pasien dan keluarga. Pasti selalu muncul tanda tanya besar ketika dokter tak bisa menjelaskan secara detail soal penyakit yang dialami, apalagi untuk menanganinya secara tepat.
Dokter Damayanti R Sjarif, SpA(K), dari Bagian Nutrisi dan Penyakit Metabolik Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI/RSCM, mengungkap, dokter memang harus lebih peka ketika melihat suatu kasus penyakit yang tak pernah ditanganinya.
" Untuk semua para dokter di luar sana tidak apa-apa salah, yang penting curiga dulu. Bila sudah dicurigai teridentifikasi penyakit langka cepat bawa ke kami, agar kami dapat diagnosa lebih lanjut," ujar dr. Damayanti dalam acara Press Conference Hari Penyakit langka di Halim, Jakarta Timur 27 Februari 2019.

Pengalaman Suci Istiqa Mustafa Ibu dari Rumman Andarra Hishani (almarhum), pasien Glucose-Galactose Malabsorption Syndrome (GGM) mungkin bisa jadi pelajaran. Menurutnya, jangan menganggap kondisi anak yang sakit-sakitan adalah hal sepele.
" Kalau rasanya anak sering sakit-sakitan, coba dibawa ke dokter untuk diperiksa. Ikuti petunjuk dokter, jangan ikuti omongan orang lain atau Google, karena penanganan penyakit langka ini berbeda dengan penyakit biasa" tuturnya.
Laporan Tri Yuniwati Lestari
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
