Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Foto: Dream.co.id/Gladys Velonia
Dream - Penuaan tak dapat dihindari. Proses alami yang terjadi pada setiap manusia itu akan terjadi seiring dengan bertambahnya usia. Namun, bukan berarti tidak ada upaya untuk menghindari penuaan secara dini.
"Kita bisa mengakali dengan anti aging agar tidak ada penuaan dini," kata ahli kesehatan kulit, Fitri Amalia, di Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis 19 Oktober 2017.
Menurut dia, ada sejumlah tanda penuaan dini yang mengganggu penampilan. Antara lain mulai terlihat kerutan di bagian wajah, kulit muka kendur, perubahan warna kulit tidak merata, kusam, mengering, dan pembuluh darah juga lebih rapuh sehingga gampang pecah dan memar jika terbentur.
Penuaan dini, kata Fitri, didorong oleh dua faktor, internal dan eksternal. Faktor internal dipicu oleh genetik. "Ada yang memang dari sananya terlihat muda karena produksi kolagennya banyak, ada pula yang gampang tua."
Dia menambahkan, perbedaan ras juga membuat beberapa orang lebih cepat tua. Selain itu, faktor internal ni juga datang dari hormon yang memengaruhi kulit. "Seperti wanita menjelang menopause, elastisitas kulitnya ikut berpengaruh, tampak lebih tua kalau tidak dijaga," jelas dia.
Sedangkan untuk faktor eksternal, pemicunya bisa datang dari radiasi paparan sinar UV, polusi asap rokok, asap knalpot, serta gaya hidup yang tidak sehat.
Oleh karena itulah, dengan mengetahui tanda-tanda dan penyebab penuaan dini, manusia dapat menghindari serta menghambatnya dengan batuan suplemen. Agar kulit terlihat cantik, harus dirawat dan diberi nutrisi.
"Nutrisi dapat diperoleh dengan banyak mengonsumsi makanan yang merangsang kolagen, seperi vitamin A, vitamin C, minimal dalam sehari makan sayuran 8 warna setiap harinya. Untuk yang tidak mau repot dan mendapat takaran kolagen yang pasti, kini ada suplemen Kinohimitsu J'Pan Collagen Drink," kata Product Manager PT. Natural Nutrindo, Nurhayatini.
Menurut Nurhayatini, suplemen ini mengandung jumlah kolagen harian yang cukup, yakni 5000mg sehingga dapat memenuhi kebutuhan harian kolagen
"Suplemen ini terbukti menurunkan resiko penuaan dini, bisa dilihat khasiatnya dari hari keenam setelah konsumsi secara rutin hingga hari ke-28. Kalau minum di malam hari, kulit besok paginya terasa masih lembab. Bedak pun lebih nempel," tambah Nurhayati. (eko)
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari