Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi
MK Sudah Putus, Drama Ijazah Gibran Belum Tamat
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?
Masalah Stunting Umumnya Disebabkan Kurangnya Asupan Protein Hewani. (Foto: Shutterstock)
Dream - Hingga saat ini, stunting masih menjadi masalah di banyak negara. Umumnya, masalah ini disebabkan oleh kurangnya asupan protein. Terutama protein hewani seperti daging merah.
Daging merah sendiri bisa dikonsumsi sejak melewati usia 6 bulan dengan cara dihaluskan. WHO menyarankan konsumsi daging merah dalam jumlah 350-500 gram per minggu.
Kandungan asam amino, vitamin B12, zinc, protein dan zat besi yang membuat daging merah atau animal based protein sangat penting bagi kesehatan serta tumbuh kembang anak.
Tidak semua kandungan tersebut bisa didapatkan pada plant based protein atau protein nabati.
" Plant based protein nilai asam aminonya nggak lengkap," ungkap Conny Tanjung, Spesialis Anak dalam Media Briefing 'Meningkatkan Kesadaran akan Pentingnya Pemantauan Tumbuh Kembang dan Asupan Nutrisi di Usia Dini untuk Masa Depan Anak Indonesia', Kamis 27 Agustus 2020 kemarin.

Meski begitu, kamu tetap bisa mencukupi nutrisi dengan mengonsumsi makanan yang variatif.
" ASI merupakan salah satu hal yang mengandung asam amino lengkap. Selain itu, telur, susu dan ikan juga bisa menjadi pelengkap ketika tidak ingin mengonsumsi daging merah," jelasnya.
Jika tidak ingin mengonsumsi susu sapi, kamu bisa menggantinya dengan susu kedelai. Banyak penelitian yang membuktikan bahwa anak yang vegetarian juga bisa mengalami tumbuh kembang optimal.
Tapi, akan lebih baik jika langsung mengonsumsi daging merah, susu sapi, telur atau ikan.
" Mengonsumsi protein hewani bisa mencegah gangguan intelektual, hipertensi, perlemakan hati, kanker serta mengoptimalkan tumbuh kembang anak" .
Pencegahan stunting tidak hanya dengan mengonsumsi protein hewani, tapi juga menjalani pola hidup sehat seperti berolahraga dan menghindari makanan cepat saji sejak remaja.
" Nutrisi ibu yang terjaga sejak remaja juga dapat mencegah kecenderungan anak stunting," tutupnya.
Advertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Kenapa Pekerjaan Baru di Usia 30-an Bisa Membuat Kita Merasa Bodoh Lagi?

Setir Mobil Tiba-Tiba Berat Diputar? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengeceknya


Pepaya vs Mangga, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah dan Pencernaan?

Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series

Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya