Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Source: Shutterstock.com
Dream - Tubuh dan organ di dalamnya akan mengalami perubahan seiring dengan bertambahnya usia. Tidak terkecuali organ intim kita, miss V. Perubahan pada miss V bisa berupa penurunan libido, keringnya area miss V atau perubahan lainnya.
Perubahan pada miss V bisa berbeda-beda pada setiap usia maupun orang. Namun, beberapa hal yang dilansir dari Fustany.com berikut ini umum dialami di usia 40.
Dinding miss V kering dan meradang

Sebagian wanita mengalami menopause lebih dini sehingga kadar estrogen pun turun. Inilah yang menyebabkan kontraksi pada mukosa miss V.
Miss V juga akan mengalami dehidrasi yang berujung pada peradangan. Akhirnya, kamu pun merasa sakit ketika buang air kecil atau berhubungan seksual.
Hal ini sangat normal terjadi dan bisa diatasi dengan memakai pelembap miss V serta lubrikan ketika berhubungan seksual. Konsultasi dengan dokter serta lakukan perawatan khusus untuk mendapatkan penanganan yang lebih intensif.

Penurunan hormon estrogen juga menyebabkan penipisan serta pengenduran dinding miss V. Sehingga, miss V lebih rentan terhadap masalah kesehatan. Konsultasilah pada ginekologis untuk mencegah masalah yang lebih serius.

Warna miss V akan memucat seiring bertambahnya usia. Perubahan ini sangat normal dialami, namun pastikan kondisi miss V tetap sehat dan terawat.

Hal ini terjadi ketika otot pelvis melemah dan tidak bisa menopang uterus. Sehingga, menyebabkan penurunan uterus hingga miss V. Penurunan dan pengenduran ini bisa terjadi di berbagai usia.
Tapi, umumnya dialami setelah menopause. Selama tidak terasa sakit, hal ini cukup normal dialami. Kamu masih bisa mengatasinya dengan senam kegel. Namun jika terasa sakit, kamu harus berkonsultasi dengan dokter.

Rambut di area bikini tumbuh sangat cepat, tebal dan kuat. Semakin bertambah usia, rambut di area tersebut semakin lemah dan pertumbuhannya melambat. Ini juga disebabkan oleh penurunan kadar estrogen.
(Sumber: Fustany.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang