Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Source: Shutterstock.com
Dream - Mungkin, memakai masker telah menjadi kebiasaan bagi orang dewasa. Namun, bagaimana dengan anak-anak? Tidak semua anak mau mengenakan masker.
Terkadang, masker yang diberikan tidak terpakai dengan benar. Sehingga, perlindungannya kurang efektif. Oleh karena itu, face shield seringkali menjadi solusinya.
Tapi, manakah yang lebih efektif di antara masker kesehatan dan face shield? Dilansir oleh Times of India, CDC merekomenasikan untuk memakai face shield yang bisa menutupi kedua sisi wajah hingga ke dagu jika tidak menggunakan masker.
Pemakaian face shield dapat mencegah seseorang menyentuh wajah dan menyebarkan kuman, bakteri maupun virus. Sangat tepat digunakan untuk anak-anak.
Face shield juga lebih nyaman dan mudah digunakan daripada masker. Membersihkan face shield tidak serepot masker kain dan bisa digunakan berkali-kali.

Sedangkan, kelebihan masker daripada face shield adalah pencegahan penularan virus Covid-19 melalui cairan batuk atau bersin.
Meski face shield terlihat memberi perlindungan lebih ekstra, namun tetap tidak akan efektif juga kurang pas dengan ukuran wajah maupun kepalamu.
Jadi, face shield tidak disarankan untuk digunakan pada bayi atau balita. Kamu bisa memakai masker dan face shield untuk memberikan perlindungan yang efektif terhadap virus Covid-19.
Ajarkan juga cara menjaga kebersihan tubuh selama beraktivitas dan mengonsumsi makanan sehat untuk mencegah penularan Covid-19.
(Sumber: Times of India)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya