Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
(Foto: Viral4real)
Dream - Sinusitis merupakan peradangan atau pembengkakan pada jaringan yang melapisi sinus. Sedangkan sinus adalah rongga kecil berisi udara yang terletak di belakang tulang pipi dan dahi.
Sinus yang sehat dipenuhi dengan udara. Tetapi ketika tersumbat dan berisi cairan, kuman dapat tumbuh dan menyebabkan infeksi. Meskipun jenis infeksi dapat dengan mudah ditangani dengan menggunakan obat, namun bisa berakibat fatal jika tidak segera diobati.
Seperti yang dialami oleh wanita ini, wajahnya digerogoti oleh infeksi semacam jamur ganas yang terus tumbuh. Hal itu terjadi lantaran dia tidak segera memeriksakan sinusitis yang dialaminya.
TranThi Yen Nhung, wanita Vietnam berusia 28 tahun, didiagnosis mengalami sinusitis sejak tiga tahun lalu. Pada awalnya, dia tidak pernah menduga sinusitis adalah infeksi yang mengancam jiwa. Sehingga Tran tidak segera memeriksakan diri ke dokter.
Namun Tran akhirnya pergi ke dokter setelah merasakan sakit di hidungnya. Sayangnya, telah terlambat karena kondisinya telah memburuk dari waktu ke waktu.

Keluarganya mencoba untuk menyelamatkannya dan telah menghabiskan dana 1.800 poundsterling atau sekitar Rp 3 miliar untuk perawatan medis dan obat-obatan. Tapi dia tidak menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Sebagai usaha terakhir, Tran menjalani operasi untuk mengangkat daerah yang terinfeksi.
© Dream
Sayangnya, operasi hanya membuat kondisinya menjadi lebih buruk. Sebab, infeksinya telah menyebar di seluruh wajahnya. Dalam setahun, infeksi jamur ganas itu telah menghancurkan hidung dan mulutnya.

Luka-luka bernanah di wajahnya juga menarik perhatian kawanan lalat. Dia hampir tidak bisa melihat, makan atau minum karenanya.
Akhirnya, Tran meninggal dunia pada tanggal 27 Desember 2016.
"Melihat penderitaan Tran yang begitu banyak membuat hati saya hancur. Sebagai anak yang baik, dia malah memohon keluarganya tidak menghabiskan lebih banyak uang untuk perawatannya. Dia bilang dia baik-baik saja, dan meminta kami untuk tidak menangis," kenang Tran Van Hong, bibi dari Tran.
(Sumber: Viral4real)
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan