Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Jemaah Haji (Shutterstock)
Dream - Direktur Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), Muhammad Yanuar Fajar, mengatakan, telah siap mengevakuasi beberapa pasien yang dirawat di Madinah untuk dibawa ke Mekah.
" Hari ini kami sudah siap mengevakuasi beberapa pasien yang dirawat di KKHI Madinah untuk kita berangkatkan ke Mekah," kata Yanuar, di KKHI Madinah, Arab Saudi, Rabu 25 Juli 2018.
Menurut Yanuar, hingga data pukul 13.00 WAS, ada empat jemaah yang akan dievakuasi. Mereka mengalami disorientasi.
" Insyaallah, akan kami berangkatkan menuju Mekah dengan ambulans dengan jumlah empat orang dengan satu pendamping," ujar dia.
Hingga berita ini dibuat, KKHI Madinah belum dapat memastikan kapan proses evakuasi akan dilakukan. Yanuar mengatakan, masih menunggu pencabutan paspor jemaah haji yang hendak dievakuasi yang akan dilakukan muasassah atau penyelenggara haji.
" Kalau keluar hari ini, akan kami lakukan malam ini juga. Mengingat besok (26 Juli 2018) pukul 06.00 WAS kloter pertama sudah berangkat ke Mekah," ujar dia.
Berdasarkan informasi, KKHI Mekah telah menyiapkan fasilitas perawatan jemaah yang mengalami disorientasi.
“ Ada tiga orang psikiater yang bersiaga,” kata Direktur KKHI Makkah, Nirwan Satria.
Nantinya, jemaah yang mengalami disorientasi akan ditempatkan di area khusus. Tempatnya di Lantai V KKHI. Ruangan berteralis disiapkan untuk jemaah disorientasi.
“ Mereka memiliki kemampuan berlebih, baik pemikiran maupun tenaga. Kita harus mencegah segala hal yang merugikan,” kata Nirwan.
Sementara, Kepala Seksi Kesehatan Daerah Kerja (Daker) Mekah, M Imran, mengatakan, setiap musim haji ada saja jemaah yang mengalami disorientasi.
“ Ada yang belum siap menghadapi situasi Tanah Suci yang berbeda dengan Tanah Air,” kata Imran.
Berdasarkan catatannya, pada musim haji 2017 ada 67 kasus disorientasi jemaah haji. Semuanya mendapatkan pelayanan medis KKHI.
Laporan jurnalis Dream, Maulana Kautsar, dari Madinah
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya