Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menjelaskan Indonesia merupakan satu-satunya negara yang membekali jemaah hajinya dengan uang saku atau living cost. Anggaran ini didapat dari penyisihan sebagian dana yang disetor jemaah haji.
" Hanya Indonesia yang membekali jemaahnya dengan uang saku," ujar Lukman saat mengisi tausiah di Zamazem Al Rawdah, Syisyah, Mekah, Arab Saudi.
Uang saku yang diberikan pemerintah kepada setiap jemaah haji sebesar 1.500 riyal, setara Rp5,8 juta. Diharapkan jemaah dapat memanfaatkan uang tersebut untuk kebutuhan sehari-hari selama di Tanah Suci.
" Apalagi H-3 hingga H+2 fase Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna) layanan katering dihentikan karena tidak ada angkutan," kata Lukman.
Pemerintah Kerajaan Arab Saudi menghentikan pergerakan lalu lintas transportasi mulai tiga hari sebelum hingga dua hari usai puncak haji di Mekah. Ini karena padatnya Mekah di hari-hari tersebut.
Lebih lanjut, Lukman mengingatkan jemaah untuk selalu menjaga kesehatan. Tanpa fisik yang prima, tidak mungkin ibadah bisa dijalankan dengan lancar.
" Kesehatan merupakan syarat mutlak beribadah, juga untuk menikmati semua fasilitas yang telah disediakan pemerintah," terang Lukman.
Apalagi sebentar lagi seluruh jemaah akan berkumpul di Arafah. Lukman meminta jemaah tidak terlalu memforsir diri untuk ibadah.
" Inti haji adalah wukuf di Arafah sehingga untuk saat ini jangan memforsir berlebihan yang bisa berimplikasi buruk pada kesehatan kita," kata Lukman.
Laporan jurnalis Dream, Maulana Kautsar, dari Tanah Suci
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya