Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Mbah Lamin (paling Kanan) (Dream/ Maulana Kautsar)
Dream – Matahari masih di atas ubun-ubun. Mbah Lamin baru keluar dari Masjid Nabawi. Muncul dari pintu dua satu. Sejenak termangu. Duduk di ujung tangga.
Siang itu suhu Madinah cukup panas. Mencapai 40 derajat Celcius. Cukup membuat kepala keliyengan. Tapi lelaki renta yang terlihat ringkih itu masih kuat menahan panas.
Tak lama, seorang lelaki menghampiri. Dialah Supeno. Teman kakek 78 tahun itu. Dia mengulurkan sandal yang baru saja dirogoh dari tas oranye kepada Mbah Lamin.
“ Jalannya masih lancar, ingatannya kuat,” kata Supeno, meyakinkan kepada kami tentang kesehatan Mbah Lamin.
Lelaki berbaju koko putih itu lantas mengenakan sandal. Benarlah ucapan Supeno. Mbah Lamin dengan cekatan melangkah di atas keramik Masjid Nabawi yang terpanggang matahari. Gerbang dua satu itupun dia lintasi dengan cepat.
Mbah Lamin mengaku sangat senang bisa sholat di Masjid Nabawi. Dia tak pernah melewatkan sholat di masjid tempat Nabi dimakamkan ini. “ Alhamdulillah, dapat rutin," kata Lamin.
Lelaki yang seluruh rambutnya telah memutih itu merupakan pensiunan buruh pabrik gula Pagotan, Madiun, Jawa Timur. Dia mendaftar haji sejak 2010. “ Begitu mendapat uang saya daftar haji,” ucap dia.
Kini, harapannya dapat beribadah dengan rutin. Sebab, dalam tiga hari belakangan tubuh rentanya dilanda sakit. “ Sing penting sehat. Kemarin habis periksa dokter. Dokternya dari Ponorogo,” ujar dia.
Laporan jurnalis Dream, Maulana Kautsar, dari Tanah Suci
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya