Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Jemaah Haji Indonesia Tiba Di Madinah (Foto: MCH)
Dream - Sejauh ini, tujuh jemaah calon haji meninggal dunia di Tanah Suci. Proses haji mereka akan dibadalkan atau diwakilkan oleh tenaga musiman yang direkrut oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).
Ketujuh jemaah yang meninggal itu adalah Sukardi Ratmo Diharjo, 59 tahun, Hadia Daeng Saming, 73 tahun, Ade Akum Dachyudi, 67 tahun, dan Sunarto Sueb Sahad, 57 tahun.
Selain itu, Siti Aminah Rasyip, 57 tahun, Sanusi bin Musthofa, 73 tahun, dan Katio Simanjutak, 59 tahun.
Konsultan Pembimbing Ibadah Haji Daker Madinah, Ahmad Kartono, mengatakan, proses memilih tenaga musiman dilakukan dengan seleksi ketat. Biasanya, tenaga musiman direkrut dari para petugas haji yang kini membantu pelaksanaan haji 2018.
Satu tenaga musiman nantinya mengerjakan ibadah haji untuk satu jemaah haji yang wafat. Tidak lebih lebih dari satu. " Temusnya (tenaga musiman) juga harus sudah pernah berhaji," ujar Kartono.
Setelah selesai, PPIH menerbitkan sertifikat badal haji dan diserahkan kepada ahli waris. Seluruh proses badal haji tidak dikenai biaya.
Sementara itu, kata Kartono, jika jemaah haji ingin membadalhajikan keluarganya, hal itu di luar kewenangan pemerintah. Dia berpesan agar berhati-hati memilih orang yang diserahi tugas badal haji.
’’Harus cari orang yang amanah, sudah pernah berhaji, dan paham aturan badal haji,’’ ujar dia.
Mengenai upah, Kartono menyebut, proses itu tinggal kesepakatan antara pembadal dengan ahli waris. " Kalau ada temus yang tidak mau diberi upah, ya silakan,’’ kata dia.
Laporan jurnalis Dream, Maulana Kautsar, dari Tanah Suci
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya