Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dahlan Dan Istrinya Berangkat Haji Dari Jepang (MCH)
Dream – Wajah-wajah Melayu muncul dalam rombongan jemaah haji di Gate B Bandara King Abdul Aziz (KAA) Jeddah. Padahal, mereka mengenakan rompi berbendera Jepang.
Mereka adalah warga negara Indonesia alias WNI. Para jemaah itu memang tidak berangkat dari Tanah Air. Melainkan dari negeri Sakura. Jepang.
Satu di antara para jemaah itu adalah Dahlan. WNI yang bekerja sebagai dosen Science di Ritsumeikan Asia Pacific University (APU). Dia berhaji dengan menggunakan kuota Jepang yang tak banyak dimanfaatkan. Paspornya tetap Indonesia. Resmi.
Dahlan berangkat haji dengan istrinya menggunakan travel wisata HIS. “ Sebenarnya saya bergabung dengan 150 orang dari travel HIS, tapi yang lain masih akan berangkat lain hari,” ujar Dahlan di Jeddah, Senin 13 Agustus 2018.
Menurut dia, terdapat dua travel wisata yang memberangkatkan haji dari Jepang. Tapi, dia tak dapat menyebut total jemaah haji dari Jepang tahun ini. “ Jumlah pastinya saya tidak tahu tapi ada travel lain yang memberangkatkan haji dari Jepang,” kata dia.

© Dream
Untuk berhaji dari Jepang itu, Dahlan harus membayar Rp60 juta. Dia akan berada di Saudi selama tiga pekan ke depan. “ Semua perlengkapan kami biayai sendiri,” sambung dia.
Dahlan mengaku ‘iri’ dengan banyaknya fasilitas haji Indonesia. Sebab, biayanya jauh lebih murah dan masa tinggal di Arab Saudi lebih lama.
“ Melihat di berita-berita, Jemaah haji Indonesia yang paling enak. Tas, koper, kain ihram mereka diberikan dari negara. Bahkan kabarnya juga menerima makan lebih banyak serta fasilitas bus ke Masjidil Haram,” ujar Dahlan sambil mengacungkan jempolnya.
Selain dari Jepang, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Korea Selatan di Seoul juga melepas jemaah haji Indonesia. Duta Besar RI untuk Korsel, Umar Hadi, secara langsung melepas keberangkatan 150 WNI ke Tanah Suci tahun ini.
“ Pesan saya agar teman-teman memperhatikan tiga jaga; jaga hati, jaga ibadah, dan jaga nama baik Indonesia,” kata Umar saat melepas jamaah di Masjid Jami Itaewon, Minggu, 12 Agustus 2018.
Umar Hadi mengatakan, bisa menunaikan ibadah haji menjadi daya tarik tersendiri bagi para pekerja Indonesia di Korsel.
Laporan jurnalis Dream, Maulana Kautsar, dari Tanah Suci
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya