Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Pria tambun itu duduk di rerumputan. Sebuah Alquran mungil terbuka di tangan. Mulutnya komat-kamit. Melantunkan ayat-ayat Tuhan. Tak seberapa lama, pria itu menyudahi bacaan. Dia bangkit dan menyapa wartawan Dream, Dwi Ratih, yang berada di dekatnya.
" Assalamualaikum Mba," demikian sapa pria berjaket hitam itu. Dia adalah Andri Suryanto. Anggota One Day One Juz (ODOJ) yang tengah mengikuti Ngaji on the Street (Ngaos) yang diadakan di taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat.
Andri sudah lama bergabung di komunitas ODOJ. Sejak November 2013. Sejak itu pula, dia rajin mengikuti beragam kegiatan komunitas yang dikomando dari dunia maya ini. Sejak bergabung dengan ODOJ, dia mengaku semakin bersemangat mengaji, menyelesaik satu juz Alquran setiap hari.
" Ditambah memiliki banyak teman di grup WhatsApp, jadi banyak yang mengigatkan untuk membaca Alquran," ujar pria yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Koordinator Admin ODOJ ini.
Menurut Andri, tingkat membaca Alquran di Indonesia belum terlalu tinggi. Oleh sebab itu, dia mengikuti ODOJ sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan minat baca Alquran. Selain membaca Alquran, melalui komunitas ODOJ, Andri juga bisa mengisi hari-harinya dengan kegiatan positif lainnya.
" Selain membaca Alquran, di ODOJ juga ada beberapa kegiatan seperti diskusi hal apapun, kopi darat sesama ODOJers (sebutan untuk anggota ODOJ). Subhanallah sungguh bermanfaat," kata Andri.
" Membaca Alquran itu sendiri juga tak sesusah yang dibayangkan, ya. Apalagi membaca Alquran bisa dilakukan di mana saja. Ya seperti saat ini, kita bisa lakukan di taman, di tempat umum. Kuncinya adalah rajin," tambah Andri. Baca Juga: `Membumikan` Alquran di Taman Suropati ODOJ Kembali Gelar 'Ngaji on The Street' Besok ODOJ: Cara Dekatkan Janin dengan Kitabullah ODOJ (1): Kisah One Day One Juz ODOJ (2): Dari Pinggir Jalan sampai Puncak Mahameru ODOJ (3): Kampanye Terbaik ODOJ Lewat Video ODOJ (4): ODOJERS Tergigih: Dari Terpaksa, Kini Ketagihan ODOJ (5): Trailer Film ODOJERS: Kembali Pada-Mu Apa Itu Komunitas `One Day One Juz`, Bagaimana Cara Kerjanya? Mengenal Aplikasi `One Day One Juz`
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya