Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ibu Hamil
Dream - Muncul bintik hitam di wajah, kulit jadi sangat gelap di area lipatan leher dan area intim. Masalah ini sering dikeluhkan oleh ibu hamil, terutama ketika kehamilan usia 30 minggu ke atas.
Seperti yang dialami Rifni (32). Pada kehamilan keduanya leher dan lipatan tangannya jadi gelap. Ia juga sering merasa gatal. Hal ini pun dikeluhkan pada dokter kandungannya. Sang dokter mengatakan kalau kulit yang menghitam selama kehamilan sebenarnya hal normal.
" Ini hamil anak kedua hitam-hitam di badan, juga di muncul di wajah. Padahal waktu anak pertama gak begini. Kata dokter sih, karena hormon. Normal dan katanya akan kembali pada kondisi semula, tapi kan tetap saja bikin gak percaya diri," ungkap Rifni, kepada Dream.
Kulit yang menghitam selama hamil, seperti dikutip dari Baby Center, dalam istilah medis dikenal dengan nama chloasma atau melasma gravidarum. Bercak kehitaman dapat muncul di sekitar atas bibir, hidung, tulang pipi, dan dahi serta sepanjang garis rahang.
Bisa juga muncul di kulit yang sudah lebih berpigmen, seperti puting, bekas luka, area paha dalam serta bokong. Perubahan ini biasanya dipicu oleh perubahan hormon selama kehamilan, yang merangsang peningkatan produksi melanin dalam tubuh. Melanin ini merupakan substansi alami yang memberi warna pada rambut, kulit, dan mata.
Peningkatan pigmentasi cenderung akan memudar dalam beberapa bulan setelah melahirkan. Kulit pun warnanya akan kembali normal. Tapi bisa juga kulit kadarnya hanya berkurang dan tidak hilang sama sekali.
" Sama dokter memang dibilang akan hilang sendiri. Aku cuma disuruh pakai sabun sama lotion yang yang gak bikin iritasi kulit, lalu kalau ada rasa gatal jangan digaruk kasar karena bisa berbekas," kata Rifni.
Dua minggu setelah melahirkan bercak hitam yang ada di wajah dan tubuh Rifni memudar. Memang tak hilang sama sekali, karena bisa memakan waktu satu hingga dua bulan hingga garis dan bercak hitam hilang total.
Punya pengalaman seru, menegangkan atau penuh inspirasi saat mengurus si kecil? Atau pengalaman menata rumah baru bersama pasangan? Bagi cerita Anda di parenting.dream.co.id dengan mengirimkan email ke komunitas@dream.co.id dengan subjek ParentingShare.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya