Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
Ilustrasi (Foto:Pexels)
Dream – Meningkatkan sistem kekebalan tubuh dapat membuat tubuh menjadi lebih kuat dan tidak mudah terserang penyakit. Terutama ditengah wabah corona covid-19 yang terus meningkat.
Dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh, banyak cara yang dapat dilakukan. Seperti olahraga rutin, tidur yang cukup, serta banyak mengkonsumi makanan yang mengandung vitamin.
Lalu makanan apasaja yang banyak mengandung vitamin untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh? Berikut rangkumannya:

Hampir semua jenis buah jeruk memiliki kandungan vitamin C yang baik untuk menjaga sistem kekebalan tubuh.
Vitamin C menghasilkan produksi sel darah putih yang merupakan kunci untuk memerangi infeksi virus.
Buah jeruk itu seperti, jeruk bali, jeruk lemon, jeruk nipis, jeruk keprok dan clementine.

Paprika merah mengandung vitamin C dua kali lipat dari kebanyakan buah jeruk. Paprika merah kaya akan sumber beta karotin.
Selain dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, vitamin C juga dapat membantu menjaga kesehatan kulit.

Brokoli kaya akan vitamin dan mineral. Brokoli banyak mengandung vitamin A, C dan E. Serta banyak mengandung antioksidan untuk membantu sel dan jaringan sehat dalam tubuh. Cara terbaik dalam mengkonsumsi brokoli adalah dengan tidak memasaknya terlalu lama.

Jahe banyak digunakan untuk membantu meredakan peradangan. Serta membantu mengurangi rasa sakit pada tenggorokan.
Jahe adalah bahan lain yang sering digunakan setelah sakit. Jahe dapat membantu mengurangi peradangan, yang dapat membantu mengurangi sakit tenggorokan dan penyakit radang lainnya. Jahe juga dapat membantu mengurangi mual.
Sementara itu digunakan dalam banyak makanan penutup manis, paket jahe panas dalam bentuk gingerol, kerabat capsaicin. Jahe dapat membantu mengurangi rasa sakit kronis dan mungkin memiliki sifat penurun kolesterol, menurut penelitian hewan terbaru.

Bayam juga banyak mengandung vitamin C. Serta kaya akan beta karotin dan antioksidan. Bayam dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh.
Selain itu, bayam juga memiliki kemampuan untuk membantu melawan infeksi yang disebabkan oleh virus. Tak jauh berbeda dari brokoli, cara terbaik mengkonsumsi bayam adalah dengan tidak terlalu lama memasaknya.

Yogurt memiliki kandungan vitamin D yang baik untuk membantu menjaga sistem kekebalan tubuh.

Yogurt dapat membantu melawan penyakit dan mampu menjadi pertahanan alami bagi tubuh.

Almond banyak mengandung vitamin E dan lemak sehat. Vitamin E yang terkandung dalam almond dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Setengah cangkir almond atau sekitar 46 almond utuh yang dikupas, mengandung hampir 100 persen jumlah vitamin E harian yang disarankan.

Teh hijau banyak mengandung antioksidan. Teh hijau kaya akan kadar epigallocatechin gallate atau EGCG yaitu antioksidan yang telah terbukti mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Teh hijau juga memiliki sumber asam amino L-theanine yang baik. Asam amino tersebut dapat membantu memproduksi senyawa anti-kuman di dalam sel tubuh.

Pepaya banyak mengandung vitamin C. Dalam satu buah papaya utuh, ditemukan 224 persen dari jumlah harian vitamin C untuk tubuh. Pepaya juga mengandung enzim pencernaan yang disebut papain yang memiliki efek anti-inflamasi.
Pepaya juga memiliki jumlah kalium, vitamin B, dan folat yang cukup untuk membantu menjaga kesehatan tubuh.

Biji bunga matahari mengandung banyak nutrisi, termasuk fosfor, magnesium, dan vitamin B6. Biji bunga matahari juga kaya akan vitamin E, yang memiliki kandungan antioksidan kuat.

Alpukat juga kaya akan kandungan vitamin E. Selain itu alpukat juga mengandung vitamin C. Kedua kandungan ini dapat membantu untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, alpukat juga mengandung kalium lebih tinggi dibandingkan pisang.

Unggas seperti ayam dan kalkun, kaya akan vitamin B-6. Sekitar 3 ons kalkun ringan atau daging ayam mengandung 40 hingga 50 persen dari jumlah harian B-6 yang direkomendasikan.
Vitamin B-6 penting untuk membantu pembentukan sel darah merah yang baru dan sehat. Stok atau kaldu yang dibuat dengan merebus tulang ayam mengandung gelatin, kondroitin, dan nutrisi lain yang bermanfaat untuk penyembuhan usus dan kekebalan tubuh.
(Sumber:healthline.com)
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi

