Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Mengantuk, Jangan Paksakan Diri Untuk Berkendara. Ya. (Foto: Shutterstock)
Dream – Mengantuk merupakan salah satu perilaku yang wajar. Kondisi ini bisa terjadi akibat tubuh kelelahan dan kurang istirahat.
Mengantuk saat berada di rumah, tempat kerja atau yang lain mungkin tidak masalah. Beda cerita jika mengantuk saat sedang berkendara, tentu jadi berbahaya.
Dikutip dari Wahana Honda, rasa kantuk menjadi salah satu penyebab kecelakaan terbesar di Indonesia. Mulai dari kecelakaan tunggal hingga melibatkan banyak kendaraan.
Apabila kantuk tak segera diatasi, pengemudi dapat hilang fokus. Akibatnya, pengemudi kesulitan untuk mengendalikan kendaraan.
Ada empat cara yang bisa kamu lakukan mencegah kantuk saat berkendara.
Sudah bukan hal baru lagi jika minuman berkafein dapat mencegah rasa kantuk. Bagi beberapa orang yang hobi begadang, mungkin sudah biasa melakukan hal ini.
Sebelum melakukan perjalanan, ada baiknya kamu mengisi perut dengan makanan bergizi dan juga minuman berkafein. Bisa kopi, teh atau minuman favorit lainnya.
Coba tambahkan jahe ke dalam minumanmu.Jahe akan memberikan efek membuat badan lebih segar.
Salah satu cara menyenangkan berkendara adalah dengan menghibur diri sendiri. Bisa dengan menyanyi atau berbicara layaknya seorang moto vlogger.
Kegiatan yang nampaknya nyeleneh ini justru sangat berguna untuk mengusir rasa kantuk.
Selain berguna untuk menjaga badan tetap fokus, kamu juga dapat menikmati perjalanan dengan lebih santai dan bahagia. Perjalanan yang jauh pun akan tidak terasa jika kamu menikmatinya.
Ada baiknya jika melakukan perjalanan jauh, ajaklah salah satu anggota keluarga. Bisa jadi istri atau anak. Ajaklah mereka ngobrol agar suasana menjadi lebih menyenangkan.
Menikmati perjalanan sambil bercerita dan tertawa bersama akan meningkatkan mood juga, sehingga rasa letih dan kantuk pun tidak terasa.
Tapi, kamu perlu ingat harus tetap fokus ke jalan. Jangan sampai lupa melihat ke depan saking asyiknya bercerita.
Apabila memang rasa kantuk sudah amat tidak tertahankan, coba carilah rest area secepat mungkin apabila memungkinkan.
Apabila tidak, kamu bisa menepikan kendaraan untuk beristirahat sejenak. Ingat, pastikan sekelilingmu adalah tempat yang cukup ramai lalu lalang pengendara lain supaya lebih aman.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya